RAT
  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 18, 2025
Susi Susanti, seorang jurnalis pintar berbakat dari Kini. Ia adalah seorang jurnalis berbakat! Susi pernah memberitakan kasus-kasus yang pernah terjadi di Jakarta, Indonesia. ​Akan tetapi, kehidupannya mulai berubah secara drastis saat ia mulai menyelidiki kasus misterius tentang hilangnya orang-orang tertentu, serta seringnya ditemukan mayat tanpa identitas yang tergeletak dalam kondisi yang memprihatinkan. ​Kehidupannya perlahan-lahan mulai berubah. Susi mulai mendapat ancaman dan teror dari orang-orang misterius yang mengancam dirinya serta keluarganya! ​Bisakah Susi memecahkan kasus misterius itu dan menyelamatkan keluarganyah
All Rights Reserved
#358
gore
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • My Perfect Model ( Republish )
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Defiant [END]
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Shadow in the Lab
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Fraktal Rahasia

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines