Only Her Calms The Beast In  Me

Only Her Calms The Beast In Me

  • WpView
    Reads 561
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 25, 2025
Althera Papiliora Lirivana, cewek ceria yang terkenal akan sifat manja dan barbarnya, tapi sangat diratukan oleh keluarga dan orang terdekatnya. Dan karena sifat dan nasibnya itu, tak jarang ia dibenci tanpa sebab oleh wanita lain. Gadis yang kerap dipanggil Ily atau Liora itu sangat menyukai hidup bebas, dan melakukan segalanya dengan sesuka hatinya. Semua itu berubah total sejak ia dihadapkan dengan salah satu sahabat dari abangnya yang terkenal kasar, galak, tempramental, dan juga tanpa perasaan. Liora benci harus terbelenggu dengan sosok iblis berwujud manusia itu. Ingin rasanya dia memutar waktu, dan tidak mengenal sosok itu sama sekali. "Kamu gak punya hak untuk mencampuri urusanku!" bentak Liora dengan bola mata yang sudah memerah. Kalau sudah seperti ini, bagaimana caranya agar Liora bisa terlepas dari pemuda itu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines