
Arlea selalu menyembunyikan wajahnya, bukan karena malu-melainkan karena masa lalu yang tak boleh terungkap. Topeng putih yang ia kenakan adalah batas antara dirinya dan dunia, antara hidup yang aman dan rahasia yang bisa menghancurkan segalanya. Di balik keseharian yang tampak biasa, Arlea hidup dengan ketakutan yang terlatih. Hingga suatu hari, seorang pria asing muncul dengan tatapan yang terlalu tenang dan kehadiran yang terlalu sering. Ia seolah tahu siapa Arlea bahkan sebelum topeng itu dilepas. Semakin Arlea berusaha bersembunyi, semakin dekat kebenaran mendekat. Dan saat topeng itu mulai retak, Arlea harus memilih-terus bersembunyi, atau menghadapi wajah aslinya yang selama ini ia lindungi. Karena tidak semua topeng diciptakan untuk menipu. Sebagian diciptakan untuk bertahan hidup. Yukkk langsung baca aja kalau penasaran.All Rights Reserved
1 part