Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
Aesthetics of Death {END}

Aesthetics of Death {END}

  • WpView
    LECTURAS 72
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Partes 20
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, feb 24, 2026
WpInfo
Ficción
Misterio
Di kota seni modern bernama Elaris, serangkaian pembunuhan mengguncang dunia seniman. Setiap korban ditemukan dalam pose artistik, seperti lukisan hidup - tubuh mereka diatur dengan sangat indah, disertai kode simbolis dan potongan karya seni. Polisi percaya ini ulah seorang "Artisan of Death". Namun semakin dalam penyelidikan berjalan, semakin jelas bahwa setiap pembunuhan bukan sekadar keindahan kejam - tapi sebuah pesan tersembunyi. Kode-kode itu ternyata merupakan bagian dari eksperimen rahasia yang bertujuan menciptakan seniman sempurna - seseorang yang bisa "melihat keindahan dalam kehancuran".
Todos los derechos reservados
#13
aesthetic
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bound to Him
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Shadow in the Lab
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Hello, Mr. Mafia!
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Defiant [END]

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido