Story cover for AMARA [ON GOING] by MIMOWIE
AMARA [ON GOING]
  • WpView
    Reads 601,093
  • WpVote
    Votes 35,102
  • WpPart
    Parts 70
  • WpView
    Reads 601,093
  • WpVote
    Votes 35,102
  • WpPart
    Parts 70
Ongoing, First published Dec 14, 2025
Mature
11 new parts
Tentang obsesi Amara untuk menikahi Putra Mahkota dan malah berakhir dinikahi oleh Ben, sang Jendral perang yang terkenal.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add AMARA [ON GOING] to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
SKENARIO TERLARANG 1944 by NonaLebah
49 parts Ongoing
Ini adalah kisah cinta di tengah badai Perang Dunia II, dimana musuh paling berbahaya bukanlah peluru, melainkan rasa cinta pada musuhmu sendiri "Jax..." "Hmmm... Apa?" tanya Jax, tanpa menoleh, masih fokus mengamati nyala api kecil yang membuktikan keampuhan lensanya. Keheningan yang menyusul terlalu lama. Jax akhirnya menoleh. Midori tidak melihat apinya. Dia menatap Jax, wajah cantiknya dalam bayangan sore, ekspresinya serius dan penuh dengan pertanyaan yang telah lama dipendam. Mata coklatnya yang jernih itu memancarkan kerapuhan yang jarang ia tunjukkan. "Apa setelah kita keluar dari pulau ini... kita akan berpisah?" Pertanyaan itu melayang di udara hangat senja, sederhana namun dahsyat seperti ledakan yang tertahan. Suara debur ombak seakan mereda. Kicauan burung terdengar jauh. "Aku tidak tahu, Nona Jepang," ujar Jax, akhirnya memecah kebisuan yang menyiksa. Panggilan lama itu terasa asing dan tajam di lidahnya sekarang, seperti mengingatkan mereka pada identitas asli yang bermusuhan. "Tapi terus terjebak di pulau ini jelas bukan pilihan yang baik." Ucapannya terdengar datar, pragmatis, menghindari inti pertanyaan. Dia memberikan fakta, bukan jawaban. Midori mengangguk pelan. Ekspresi di wajahnya yang cantik sulit dibaca-apakah itu penerimaan, kekecewaan, atau keduanya. Dia tidak mendesak lebih lanjut. *** ​James "Jax" Jackson adalah pilot Amerika yang hidupnya hancur setelah kehilangan tunangannya akibat serangan balon api Jepang. Baginya, setiap prajurit Kekaisaran Jepang adalah iblis yang harus dibasmi. Namun, takdir memiliki skenario yang kejam. ​Pesawatnya jatuh di pulau terpencil di Pasifik, dan satu-satunya orang yang bisa menyelamatkannya adalah Dr. Midori Kobayashi-seorang ilmuwan jenius dari Unit 731 yang ikut terdampar dipulau itu. Dia membawa koper berisi 'Strain Hikari', senjata biologis paling mematikan yang pernah diciptakan manusia. ​
His Runaway Bride by bukanzeus
10 parts Complete
Rank: #3 in Putus, #1 & #2 in Cerai, #4 in Pergi Amara Damaris Rowden telah menjadi kekasih Zealand Balthasar Kingsley selama 7 tahun. Gadis pendiam nan anggun itu adalah adik tingkat Zealand saat keduanya berkuliah di universitas yang sama dulu. Bedanya, Amara dapat berkuliah karena beasiswa penuh sementara Zealand sendiri memang berasal dari keluarga kelewat mampu. Saat pertama kali melihat Amara, Zealand langsung mengakui ia menyukai gadis introvert itu. Pemuda tampan putra tunggal Kingsley tersebut langsung mengklaim Amara sebagai kekasihnya. Sayangnya hal itu hanya berlangsung sekitar 2 tahun. Karena tahun-tahun berikutnya, sikap Zealand berubah. Zealand mulai bosan dengan kekasih cantiknya. Tapi ia juga tak ingin melepaskan Amara, terlebih lagi saat banyak pria yang siap menampung Amara jika gadis itu lepas darinya. Hingga saat itu, Zealand akan diberikan warisan dengan 1 syarat. Yaitu hanya jika dirinya sudah menikah. Dengan berat hati, Zealand nekat menikahi Amara. Amara awalnya senang-senang saja saat Zealand mendeklarasi sepihak bahwa mereka akan menikah. Ia bahkan tak melamar Amara. Tapi saat Amara tahu Zealand tidak benar-benar mencintainya, ia pergi meninggalkan Zealand tepat di hari pernikahan mereka. Zealand kacau. Bukan karena tidak berhasil mendapatkan warisannya--ia tenang karena ia putra tunggal keluarga Kingsley--tapi karena Amara meninggalkannya dan ia tidak tahu di mana keberadaan tunangannya. Cih, masih bisakah ia memanggil Amara sebagai miliknya setelah ia membaca surat yang ditinggalkan wanita itu? Wanita yang ia cintai.
You may also like
Slide 1 of 10
SKENARIO TERLARANG 1944 cover
Beautiful Pain (REWRITE) cover
Prahara Lamaran [END] cover
His Runaway Bride cover
Mantan Suami Antagonis  cover
CLARA : Terlahir Kembali Untuk mencintaimu ( New )  cover
PERNIKAHAN KONTRAK [TERSEDIA PDF] cover
The Softness Of Sin cover
The Unborn Secret cover
GALASMIRA  cover

SKENARIO TERLARANG 1944

49 parts Ongoing

Ini adalah kisah cinta di tengah badai Perang Dunia II, dimana musuh paling berbahaya bukanlah peluru, melainkan rasa cinta pada musuhmu sendiri "Jax..." "Hmmm... Apa?" tanya Jax, tanpa menoleh, masih fokus mengamati nyala api kecil yang membuktikan keampuhan lensanya. Keheningan yang menyusul terlalu lama. Jax akhirnya menoleh. Midori tidak melihat apinya. Dia menatap Jax, wajah cantiknya dalam bayangan sore, ekspresinya serius dan penuh dengan pertanyaan yang telah lama dipendam. Mata coklatnya yang jernih itu memancarkan kerapuhan yang jarang ia tunjukkan. "Apa setelah kita keluar dari pulau ini... kita akan berpisah?" Pertanyaan itu melayang di udara hangat senja, sederhana namun dahsyat seperti ledakan yang tertahan. Suara debur ombak seakan mereda. Kicauan burung terdengar jauh. "Aku tidak tahu, Nona Jepang," ujar Jax, akhirnya memecah kebisuan yang menyiksa. Panggilan lama itu terasa asing dan tajam di lidahnya sekarang, seperti mengingatkan mereka pada identitas asli yang bermusuhan. "Tapi terus terjebak di pulau ini jelas bukan pilihan yang baik." Ucapannya terdengar datar, pragmatis, menghindari inti pertanyaan. Dia memberikan fakta, bukan jawaban. Midori mengangguk pelan. Ekspresi di wajahnya yang cantik sulit dibaca-apakah itu penerimaan, kekecewaan, atau keduanya. Dia tidak mendesak lebih lanjut. *** ​James "Jax" Jackson adalah pilot Amerika yang hidupnya hancur setelah kehilangan tunangannya akibat serangan balon api Jepang. Baginya, setiap prajurit Kekaisaran Jepang adalah iblis yang harus dibasmi. Namun, takdir memiliki skenario yang kejam. ​Pesawatnya jatuh di pulau terpencil di Pasifik, dan satu-satunya orang yang bisa menyelamatkannya adalah Dr. Midori Kobayashi-seorang ilmuwan jenius dari Unit 731 yang ikut terdampar dipulau itu. Dia membawa koper berisi 'Strain Hikari', senjata biologis paling mematikan yang pernah diciptakan manusia. ​