Mereka pernah dekat di masa lalu, cukup lama untuk saling mengenal, tapi tidak cukup serius untuk saling tinggal. Saat dewasa, mereka bertemu kembali tanpa rencana, membawa versi diri yang lebih tenang dan lebih berhati-hati.
Kedekatan itu tumbuh pelan, dibungkus candaan dan kebiasaan kecil yang tak pernah dinamai. Mereka menyebutnya pertemanan, meski ada sesuatu yang terus kembali-hangat, familiar, dan sulit dijelaskan.
Bukan tentang mengulang masa lalu, melainkan menyadari bahwa beberapa perasaan memang menunggu waktu yang tepat untuk jujur.
❗Cerita ini ringan dan santai. Nggak ada konflik besar atau drama berat. Dibuat untuk menemani, bukan buat bikin capek ❗