Dibawah langit pesantren

Dibawah langit pesantren

  • WpView
    LECTURAS 24
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, dic 16, 2025
Pesantren Al-Barokah, tempat di mana tradisi dan modernitas berpadu, menyimpan sebuah rahasia. Di balik dinding-dinding kokohnya, cinta terlarang mulai bersemi. Hasan, sang putra mahkota pesantren, dihadapkan pada pilihan sulit: meneruskan tahta sang ayah atau mengikuti kata hatinya? Takdir mempertemukannya dengan Fatimah, seorang santriwati yang sederhana namun memiliki keteguhan iman yang luar biasa. Di antara lantunan ayat suci dan gemuruh doa, cinta mereka tumbuh diam-diam. Namun, perbedaan status dan aturan pesantren yang mengikat menjadi penghalang yang tak mudah ditaklukkan. Ketika sebuah perjodohan diatur untuk Hasan, Fatimah harus merelakan cintanya atau berjuang untuk mendapatkan kebahagiaannya. Rahasia masa lalu pesantren pun perlahan terkuak, mengancam hubungan mereka dan mempertaruhkan reputasi keluarga Hasan. Siapakah yang akan dipilih Hasan? Apakah cinta mereka akan mampu mengalahkan segala rintangan? Temukan jawabannya dalam "Di Bawah Langit Pesantren: Cinta yang Bersemi di Antara Kitab dan Doa". Sebuah kisah cinta yang akan membuat Anda terpukau, terharu, dan bertanya-tanya hingga akhir halaman. Bersiaplah untuk menyelami dunia pesantren yang penuh misteri dan merasakan kekuatan cinta yang tak terbatas.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido