Story cover for Dua Jiwa by TerjebakRindu
Dua Jiwa
  • WpView
    Reads 526
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 526
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Dec 15, 2025
1 new part
Tentang dua anak kembar yang harus terpisah saat usia mereka baru menginjak lima tahun. Didasari dari ego serta ambisi yang tinggi dari salah satu anggota keluarga merekalah yang membuat kedua anak kembar itu terpisah. Sangat jauh bahkan lebih jauh dari yang diperkirakan, jika di kira hanya ratusan atau ribuan kilometer saja jarak yang menghalangi mereka itu salah besar. Sebuah penghalang yang tidak bisa lagi di ukur jaraknya. 

"Kita sedarah, dek. Lihat, wajah kita sangatlah mirip- begitu juga ternyata memiliki sifat dan fisik yang sama, kita ini kembar."

"Tapi, satu hal yang membuat kita berbeda dan itu tidak bisa dirubah, kak."

•••

Hanya sebatas tulisan fiksi yang dibuat oleh penulis.
Tidak untuk dibawa di kehidupan nyata atau sehari-hari.
All Rights Reserved
Sign up to add Dua Jiwa to your library and receive updates
or
#99zeejkt48
Content Guidelines
You may also like
She Is My Older Sister?  by NandresinBinca
56 parts Ongoing
Dari sini, kita akan melihat, kehidupan seorang Zeanan yang ternyata memiliki dua cegil tersembunyi. Awalnya memang seperti itu. Namun, seiring berjalannya waktu, mulai terlihat. Bahkan, sepertinya, Ayahnya pun sama saja, tapi tidak terlalu di perlihatkan. Ah, bagaimana bisa, Zea memiliki keluarga se-bucin itu padanya? ---- Berkali-kali, Zeanan memperhatikan penampilan menor itu dari atas sampai bawah. Beberapa saat kemudian, Zeanan mengernyit, mengingat siapa sosok perempuan tersebut. "K-kak Galen?" Galenka Putriana Brisma. Kakak sulungnya yang entah berapa lama tidak menampakkan diri di kediaman mereka. Lalu, tiba-tiba saja muncul di kamarnya seperti ini? Gadis yang memiliki rahang tegas serta alis melengkung itu mengulas senyum lebar. Dengan semangat dia melangkah menghampiri seseorang yang masih menatapnya bingung bercampur terkejut. "Zea!" ---- "Iyalah. Dia 'kan nurun dari aku itu." Mendengar nada songong itu, Zea menoleh. Dahinya mengernyit tajam melihat Hana yang menaikkan sebelah alis, meliriknya dengan nakal. Beberapa saat sibuk dengan pemikirannya, Zea mendengus geli. "Bunda ... Bunda kok jadi kaya Kakak, sih?" "Masa? Yang bener. Coba deh, pikirin lagi sama kamu ..." Ujar Hana dengan bisikan genit. "... yang bener itu, Bunda yang mirip Kakak ... atau Kakak yang mirip Bunda, hm?" Mata Zea reflek berkedip polos. Mulutnya tergagu. Tatapannya bercampur aduk melihat sisi Hana yang baru kemarin dia lihat. Ah, bukan. Apakah dia baru menyadarinya? ---- "Iya, yah? Ututu~ maaf ya, sayang." Goda Brisma. "Ck, Ayah~" Mendengar rengekkan itu, Brisma merasa gemas. Wajahnya bergerak mendusel-ndusel ke leher sang anak. "Ayah, please ..." Zea meringis geli. "Zea udah gede. Te-terus ... Ayah nggak risih kalo Zea bau?" "Mau risih gimana, Nak?" Brisma tergelak. "Bau asemnya kaya bayiii gini ..." "Iiihh ... Ayah, kok gitu?" "Apa? Bener, kok." Brisma tertawa melihat wajah cemberut Zea, lantas kembali memberikan ciuman di pipi.
You may also like
Slide 1 of 10
Zean kesayangan Cici dan kakak  cover
Dingin di Rumah yang Hangat cover
CHAOS & CINTA (END)  cover
Adu Rayu cover
She Is My Older Sister?  cover
WANSUT Zee cover
Gear Satu: Gas ke Hati" ( END ) cover
Mamah? cover
Berharap Seindah SENJA cover
Rumah Tak Sempurna cover

Zean kesayangan Cici dan kakak

58 parts Ongoing

zean yg memiliki Cici dan kakak yg sangat menyayangi nya , Cerita fiksi