
Menjadi agen rahasia itu berat. Tapi menjadi agen rahasia yang harus pura-pura buta di SMA? Itu neraka. Kai punya penglihatan sempurna, tapi dia memilih menutup matanya dengan kain hitam 24 jam sehari. Alasannya? Latihan. Dengan menutup mata, indra pendengaran dan penciumannya menjadi setajam radar militer. Sayangnya, orang-orang di SMA Harapan Bangsa tidak tahu itu. Mereka pikir Kai cuma murid cacat yang gampang di-bully. Kai hanya tersenyum tipis di balik kainnya. "Silakan bully aku sepuasnya. Tapi jangan kaget kalau tangan kalian patah sebelum sempat menyentuh seragamku."All Rights Reserved
1 part