If loving you is a sin [Hanaz]

If loving you is a sin [Hanaz]

  • WpView
    Reads 8,119
  • WpVote
    Votes 1,097
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 23, 2026
"Karena di sini engga ada tempat buat kita, perasaan kita tumbuh sebagai sesuatu yang salah, Na." "Jadi dari awal... kita memang keliru?" "Iya. Dan engga pernah ada jaminan aku bakal pilih kamu," Cerita ini berlatar di sebuah rumah besar milik keluarga Yasintanara yang tinggal di pedesaan kecil di Bali Utara. Yasinta adalah seorang remaja berusia 18 tahun. Ia merupakan sosok yang cerdas, berbakat dalam musik, serta memiliki pesona yang membuatnya terkenal di kalangan teman-temannya, ia tinggal bersama kedua orang tuanya, ibunya seorang pianis dan ayahnya seorang konduktor. Pada musim panas tahun 2000, Yasintanara bertemu dengan Anala, seorang gadis asal Jakarta yang terdampak kemiskinan akibat demonstrasi tahun 1997. Anala memiliki penampilan seperti model, bersifat ceria, dan penuh rasa ingin tahu. Hal ini sangat berbeda dengan Yasintanara yang lebih tertutup dan terikat pada norma-norma sosial. Anala dan Yasinta memiliki sifat yang bertolak belakang. Yasinta adalah anak yang patuh dan sensitif serta telah lama berkompromi dengan dunia kemunafikan kelas atas dan berbagai peraturan norma sosial. Cara hidupnya sangat berbeda dengan Anala, yang tampak terlalu realistis sekaligus idealis.
All Rights Reserved
#235
yuha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The 30-Day Dare - Hanaz
  • HOME
  • remind you | Hanaz
  • Chasing Cold Coffee | HIATUS
  • Swastamita | Hanaz (END)
  • ATTRACTION - Dajeongz
  • 𝟕 𝒅�𝒂𝒚𝒔 𝒘𝒊𝒕𝒉 𝒚𝒐𝒖 [𝑒𝑛𝑑]
  • Chosen [END]
  • BACKSTREET -MYMIZ || JUUN X STELLA
  • Matahari yang Tak Pernah Kulihat Lagi

Area BxG!!! Awalnya cuma taruhan bodoh. "Thirty days. If I can make him fall, I win." But days passed, and somehow... he wasn't a game anymore. She liked the way he listened, the way he loved quietly, the way he never tried to be more than himself. Written by @voidedpages ________________________________________

More details
WpActionLinkContent Guidelines