DISERSI

DISERSI

  • WpView
    Reads 8,868
  • WpVote
    Votes 679
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 9, 2026
"Dunia saya itu tentang detak yang konsisten dan katup yang berfungsi sempurna, Keyra. Tapi di dekat kamu, saya seperti kehilangan kendali atas pasien paling penting dalam hidup saya: jantung saya sendiri." - Arsen. "Dan dunia saya itu kopi, Dok. Kalau nggak pahit, ya manis. Masalahnya, Deket dokter itu rasanya kayak minum espresso kebanyakan: bikin jantung saya kerja lembur nggak jelas." - Keyra. Selama ini Arsen adalah prajurit yang setia pada sumpahnya. Tapi untuk pertama kali dalam hidupnya, ia memilih untuk menjadi pembangkang. Ia memilih untuk disersi dari garis takdir yang disusun kakeknya, demi satu detak yang hanya bisa ia temukan di samping Keyra. Story by naonovv 💯 Fiksi ⚠️ Haram menjiplak. Mencuri ide itu lebih pahit dari espresso. 📑 Cerita ini adalah proyek eksperimen aku. Plot dan emosinya 100% dari hasil overthinking aku tiap malem, cuma aku pakai bantuan AI sebagai 'asisten editor' buat ngerapihin drafnya biar kalian lebih nyaman bacanya. Enjoy!🚀
All Rights Reserved
#45
coldguy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Binar Dewinta [SELESAI]
  • Rich Husband
  • Emergency Wedding [Terbit]
  • Soerawidjaja (Old Money Indonesia)
  • Almost Yours at Madhava
  • Live in paralysis (Completed)
  • Girlfriend.
  • Kejawen; Sena Senja ^ Jeno
  • Estrela✔

"Gunakan saya semaumu, selama kamu tetap di samping saya maka akan saya lakukan segalanya" Alfredo Dumanau "aku bukan wanita yang akan tunduk pada ego mu" Dewinta Maheswara 🚨🚨 DISCLAIMER 🚨🚨 Cerita ini hanya Fiksi belaka, tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan tokoh tokoh di real life yang memiliki nama, jabatan, gelar yang sama... apabila ada pihak yang kurang berkenan maupun kesamaan tokoh dan alur cerita, saya pribadi mohon maaf yang sebesar besarnya

More details
WpActionLinkContent Guidelines