Sewu Rasa (On Going)

Sewu Rasa (On Going)

  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 11, 2026
"Merayakan rasa, tanpa memaksa sama." Ada orang yang pandai mencintai, tapi tidak tahu cara berterima kasih. Ada orang yang selalu benar, tapi lupa caranya mendengar. Dan ada orang yang hidupnya keras, namun tetap memilih ramah pada siapa pun. Aren mengira hubungannya baik-baik saja. Dua tahun bersama, cukup lama untuk saling memiliki, tapi tidak cukup untuk saling mengerti. Hingga suatu hari, sebuah stand es krim sederhana di sudut Surabaya mengajarkannya satu hal kecil yang tak pernah ia pelajari: cara mengucap terima kasih dan maaf. Ale tidak pernah berniat menyelamatkan siapa pun. Ia hanya menjual es krim dengan rasa yang jujur, menyimpan pahit dan manis apa adanya. Tapi dari balik celemek pastel dan senyum yang tidak berisik, ia perlahan mematahkan ego seorang lelaki yang terlalu lama diam. Dan Thea, perempuan yang ingin dicintai dengan cara yang selalu sama, tidak siap kehilangan kendali. Di antara pertengkaran, tawa yang tidak disengaja, dan rasa es krim bernama Rona Aren, Sewu Rasa bercerita tentang cinta dewasa yang tidak selalu indah, tapi nyata. Tentang perasaan yang tidak dipaksa, tentang luka yang dibalut humor, dan tentang dua kata sederhana yang sering terlambat diucapkan. Karena tidak semua cinta butuh janji besar. Kadang, cukup dengan belajar mengerti.
All Rights Reserved
#36
comedyromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lentera : phrase of hope
  • We Got Married
  • Melcia Jahanara
  • Jarak Legal
  • WHERE HEARTS BELONG
  • Unspoken Story
  • 404: Love Not Found (Until Her)
  • Bini Gahara
  • Permata Sadajiwa
  • Love & Lost

Terbelenggu dalam ikatan menjijikan bernama pernikahan bukanlah sebuah hal yang Natusha cita-citakan. Harapannya untuk terbang jauh meninggalkan Indonesia guna menempuh pendidikan di negeri Paman Sam pupus begitu saja tatkala seorang pemuda brengsek masuk ke dalam hidupnya. ••• Tumbuh di tengah keluarga yang tak menuhankan tuhan, menjadikan Lentera Dewangkara bukanlah hamba taat. Terbiasa mendengar bentakan dan nyaring suara pecahan barang, membuatnya tak tahu seberapa sedih arti dari sebuah tangisan. Dia yang bahkan tak bisa memahami perasaan sesama manusia, mampukah membimbing seorang bocah yang hadir di hidupnya karena kesalahan yang tidak ia sengaja?

More details
WpActionLinkContent Guidelines