puisi
  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 18, 2025
Rintik rintik jatuh bukan sebagai hujan melainkan jeda— di antara napas tak sempat menjadi doa. ia menulis dirinya sendiri di kaca jendela sore huruf-huruf bening yang gemetar lalu luruh sebelum sempat dibaca oleh siapa pun selain sepi. aku mendengarnya seperti dengar detak luka pelan, berulang, namun setia menumbuhkan perih di sudut dada yenggan sembuh. rintik itu sabar mengajari bumi tentang kehilangan tanpa teriak, tanpa dendam Hanya jatuh, dan jatuh lagi, hingga tanah paham arti menerima. pada setiap tetesnya ada kenangan yang tidak jadi pulang, ada nama yang disamarkan waktu, ada harap Rintik rintik jatuh bukan sebagai hujan, melainkan jeda— di antara napas yang tak sempat menjadi doa. ia menulis dirinya sendiri di kaca jendela sore, huruf-huruf bening yang gemetar, lalu luruh sebelum sempat dibaca oleh siapa pun selain sepi. aku mendengarnya seperti dengar detak luka: pelan, berulang, namun setia menumbuhkan perih di sudut dada yang enggan sembuh. rintik itu sabar, mengajari bumi tentang kehilangan tanpa teriak, tanpa dendam. Hanya jatuh, dan jatuh lagi, hingga tanah paham arti menerima. pada setiap tetesnya ada kenangan yang tidak jadi pulang, ada nama disamarkan waktu, ada harap memilih menjadi basah agar tak retak. jika kau bertanya mengapa senja tampak lebih murung hari ini barangkali rintik sedang berdoa dengan caranya sendiri: menangis secukupnya, lalu menghilang tanpa meminta dimengerti. dan aku, belajar dari rintik bahwa tidak semua yang jatuh ingin diselamatkan sebagian hanya ingin diizinkan meresap. memilih menjadi basah agar tak retak. jika kau bertanya mengapa senja tampak lebih murung hari ini, barangkali rintik sedang berdoa dengan caranya sendiri menangis secukupnya, lalu menghilang tanpa meminta dimengerti. dan aku, belajar dari rintik bahwa tidak semua yang jatuh ingin diselamatkan; sebagian hanya ingin diizinkan meresap. Tangerang, 18 Desember 2025 - NH -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Wish
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • Semua Memukul (✅)
  • eudaimonia
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐���𝒗𝒆(Complete)
  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • Rembulan Yang Sirna
My Wish

"Mami aku pengen punya adik kayak Kenzo." Joshua, anak tunggal dari seorang direktur eksekutif ternama. Bocah 9 tahun yang begitu menginginkan hadirnya seorang adik ditengah-tengah keluarga kecilnya. Dapatkah kedua orangtuanya yang penuh ambisi dan pekerja keras itu mampu mewujudkan keinginan Joshua? Mengingat kedua orangtuanya menikah karena perjodohan tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines