
Sora pulang ke kota kecil tempat ia pernah tumbuh, bukan untuk mencari apa pun, hanya menjalani magang tiga bulan sebelum hidup membawanya pergi lagi. Kota itu masih sama: halte tua, toko buku kecil, dan jalan-jalan yang terasa akrab tanpa perlu disapa. Di sanalah ia bertemu Elan. Seseorang dari masa sekolah yang dulu pernah dekat, lalu sama-sama pergi tanpa benar-benar menutup cerita. Pertemuan mereka sederhana. Canggung. Sedikit asing. Seperti dua orang yang mengenal satu sama lain dengan baik, tapi memilih berpura-pura lupa. Elan hadir dengan caranya yang ringan dan playful, mencoba membuka percakapan tanpa memaksa. Sora menanggapinya hati-hati,cuek, menjaga jarak, seolah perasaannya sudah rapi disimpan di tempat yang aman. Namun waktu tidak pernah benar-benar berhenti menunggu. Dalam tiga bulan yang berjalan pelan, di antara hujan yang datang sesekali, kopi yang diminum tanpa janji, dan percakapan kecil yang tumbuh tanpa disadari, Sora dan Elan belajar satu hal: beberapa pertemuan tidak meminta diperjuangkan, hanya diberi ruang untuk tumbuh kembali. Always You adalah kisah tentang pulang, tentang dewasa yang masih belajar memahami hidup, dan tentang cinta yang tidak meledak-ledak-melainkan tinggal, pelan-pelan, sampai terasa seperti rumah.All Rights Reserved
1 part