Naomi tumbuh di Jepang dengan kehidupan yang tidak pernah memberinya banyak pilihan. Dalam usia yang terlalu muda untuk memahami arti kehilangan, ia belajar satu hal lebih dulu dari yang lain: bertahan hidup tidak selalu berarti melawan-kadang berarti menerima. Ketika kesulitan ekonomi keluarganya mencapai titik yang tidak lagi bisa ditahan, Naomi mengiyakan sebuah keputusan yang akan mengubah seluruh arah hidupnya.
Ia diadopsi oleh sebuah keluarga Jerman kaya raya yang telah lama menetap di Jepang-keluarga terpandang dengan nama besar, pengaruh luas, dan aturan yang tak tertulis namun mutlak. Bagi dunia luar, Naomi adalah gadis beruntung yang diselamatkan oleh kekayaan. Namun bagi Naomi sendiri, adopsi itu bukan tentang keberuntungan, melainkan pertukaran: keamanan dengan kebebasan, kemewahan dengan kesunyian.
Di balik rumah besar dan etiket bangsawan, Naomi belajar menjadi bagian dari dunia yang asing-berbahasa berbeda, bernapas dengan ritme yang tidak ia kenal. Ia tidak pernah berusaha menjadi seseorang yang dicintai; ia memilih menjadi seseorang yang bertahan. Tenang, observatif, dan tidak banyak menuntut, Naomi tumbuh sebagai sosok yang kuat dengan caranya sendiri-bukan karena dunia lembut padanya, tetapi karena ia belajar berdiri tanpa berharap dunia akan berubah.
Genre :
-Psychological
-21+
-smut
-Angst
-Tragedy
-G(rape) fruit
-sister complex
β οΈWARNING 21+
[FOLLOW DULU SEBELUM BACA]
NB: DIMOHON UNTUK MEMBERI DUKUNGAN BERUPA VOTE DAN KOMEN KARENA DUKUNGAN DARI PEMBACA MEMBERI SEMANGAT UNTUK PENULIS, TERIMAKASIH π