Xio tidak tahu kenapa dia tinggal di bangunan yang berbeda, kenapa kembarannya mendapat perlakuan bak pangeran kerajaan, dan kenapa ayah dan ibu tidak pernah memanggil namanya. Xio tahu matanya berbeda, tapi Paman Araz bilang itu hal yang biasa. Rambutnya sama seperti milik ayah, tetapi rasanya ia bahkan tak dianggap ada. Xio hanya punya paman Araz yang merawatnya sejak kecil. Paman Araz juga yang mengajarinya menulis, hingga ia bisa menulis sebuah surat sederhana untuk Reinhard Vance, sang kurator yang keputusannya bisa mengubah kehidupan Xio sepenuhnya. NOT BXB STORY ONLY ON WATTPAD
More details