Bagi Ceri, setiap tarikan napasnya adalah sebuah kesalahan di mata sang Daedae(Ayahnya). Ia bukan sekedar anak, melainkan monumen hidup dari sebuah tragedi yang merenggut nyawa Lyly Boom, satu-satunya alasan Aou untuk tetap bahagia. "Kenapa Ceri lahir, kalau hanya untuk dibenci?" Namun, semesta bermain gila. Di sebuah taman kota, Ceri menemukan kembali wajah yang selama ini hanya ia lihat di bingkai foto yang retak. Sosok itu kembali, bernapas, dan tersenyum. Tapi dia bukan lagi Lyly yang dulu. Dia adalah Belva, orang asing yang tidak mengenali mereka sama sekali. Di antara amarah Daedae yang meledak dan ingatan yang hilang, mampukah Ceri menyatukan kepingan luka yang sudah terlanjur hancur?
More details