Story cover for IPK 4.0 by HarianRyan
IPK 4.0
  • WpView
    Membaca 117
  • WpVote
    Vote 13
  • WpPart
    Bab 13
  • WpView
    Membaca 117
  • WpVote
    Vote 13
  • WpPart
    Bab 13
Bersambung, Awal publikasi Des 18, 2025
Jatinangor 2013. Ketika Tuhan bosan, Iblis kuliah

Dua manusia paling cerdas, kuliah di UNPAD. Mereka tahu tahun 2020 dunia akan hancur karena virus. Solusinya? Racuni babi sekarang. Buat manusia panik. Potong rantai makanannya.

​Selamatkan dunia dengan membunuh manusianya. Logis, kan?
​Kian dan Alina tidak punya moral. Mereka cuma punya kalkulator, tabung reaksi, dan birahi yang meledak setiap kali mereka melakukan kejahatan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan IPK 4.0 ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#800obsessed
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
State Asset cover
Kenzo and the Smith family  cover
Bound to Him cover
Netra : The Untold Story cover
Soul Behind the Clouds cover
​The Left || END cover
Hello, Mr. Mafia! cover
Beautiful Psychopath Extra [END] cover
Intel Bucin cover
Shadow in the Lab cover

State Asset

39 bab Bersambung

Pengantin itu seharusnya bukan Leah. Ia hanya pengganti. Pilihan darurat yang disetujui terlalu cepat. Adrian setuju menikah karena negara membutuhkannya. Leah setuju karena baginya, menikah hanyalah tugas lain yang bisa diselesaikan. Adrian mengira Leah gadis penurut yang tak banyak bicara. Leah mengira Adrian bagian dari sistem yang suatu hari harus ia hancurkan. Mereka masuk pernikahan tanpa cinta, tanpa rencana, dan tanpa tahu bahwa masing-masing menyimpan rahasia yang bisa menjatuhkan negara. Di balik status pengantin pengganti, Leah bukan sekadar istri politisi, ia adalah keputusan yang terlalu berbahaya untuk ditarik kembali. Dan Adrian segera menyadari, bahwa aset negara paling mematikan bukanlah kekuasaan... melainkan perempuan yang kini menyandang namanya. ​⚠️ CONTENT WARNING: Cerita ini mengandung tema Thriller Psikologis, Politik Gelap, dan Isu Trauma Masa Lalu.