Manhattan
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2026
Di Manhattan, pagi selalu datang terlalu cepat- sebelum kopi, sebelum kota benar-benar terjaga, sebelum hati siap menerima apa pun. Alina tidak mencari apa-apa selain rutinitas baru di kota asing. Pagi, bus, coffee shop kecil, dan keheningan yang terasa aman. Sampai suatu pagi, seseorang duduk di meja sebelah. Tidak banyak bicara. Tidak ada perkenalan. Hanya tatapan singkat yang tertinggal lebih lama dari seharusnya. Nathan juga tidak berniat mengubah apa pun. Manhattan sudah cukup ramai tanpa harus memberi ruang bagi orang lain. Tapi ada sesuatu tentang Alina-cara dia diam, cara dia hadir tanpa meminta perhatian-yang membuat pagi terasa berbeda. Di antara secangkir kopi dan jeda-jeda sunyi, dua orang asing perlahan saling menyadari. Bukan lewat pertemuan besar. Bukan lewat kata-kata berlebihan. Melainkan lewat hal-hal kecil yang tidak bisa diabaikan. Karena di Manhattan, kadang yang paling mengubah hidup datang... sebelum kopi.
All Rights Reserved
#408
alina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Tania Ivana Prameswari sudah punya segalanya: followers jutaan, endorsement melimpah, dan wajah viral di TikTok. Tapi sayangnya, satu hal yang belum bisa dia "beli" dengan popularitasnya adalah ... ACC dari Elio Pradipta Komara, dosen killer dengan wajah rupawan dan mulut sepedas cabe rawit. Mahasiswa fakultas hukum menyebutnya Mr. Komrad, bukan karena dia ramah, tapi karena gayanya yang otoriter, dingin, dan katanya ... hatinya sudah dicabut negara. Sialnya, Tania harus menyelesaikan skripsinya di bawah pengawasan Elio, sang algojo akademik. Tiap halaman direvisi, tiap argumen dicabik, tiap senyumnya dibalas datar. Tapi Tania bukan selebgram sembarangan, dia sudah bertekad lulus tahun ini, walau harus pasang infus atau jual semua skincare. Namun segalanya berubah ... saat Tania terjebak di dalam lift bersama Mr. Komrad. Yang ada hanya dua manusia dengan ego besar, tensi tinggi, dan... satu rahasia kecil yang bisa mengubah segalanya. Apakah Tania akan tetap membenci Mr. Komrad? Atau justru mulai melihat sisi lain dari dosen paling menyeramkan se-fakultas hukum?

More details
WpActionLinkContent Guidelines