ꦠꦶꦤꦼꦴꦠꦶꦤ꧀ꦧꦤ꧀: Tinotinan
Tidak semua yang jatuh akan mati.
Ada yang justru, terpilih.
Althaea Kaien Adhikara terjatuh ke jurang saat pendakian. Tubuhnya selamat-namun jiwanya tidak pernah benar-benar kembali.
Di antara napas yang tersisa dan kesadaran yang menggantung, ia terbangun di sebuah kerajaan yang seharusnya telah lama runtuh. Di sana, waktu tidak berjalan. Tahta tidak kosong. Dan seorang raja menunggu dengan kesabaran.
Ia dipanggil Aruna.
Nama yang tidak pernah ia miliki di dunia nyata. Nama yang hanya diucapkan oleh satu orang.
Sang Raja tidak memintanya tinggal. Ia mengklaim.
Sementara di dunia nyata, tubuh Althaea dijaga oleh sesuatu yang bukan manusia-penjaga sunyi yang menolak membiarkan jiwa itu sepenuhnya pergi. Dua dunia menariknya ke arah yang berlawanan. Hidup menuntutnya bangun. Tahta menuntutnya berlutut.
Dan semakin lama ia tidak sadar, semakin jelas satu kebenaran terungkap:
Ia tidak hidup.
Ia tidak mati.
Ia sudah menjadi milik seseorang.
𓇼 ㅤ𓇼ㅤ 𓇼ㅤ 𓇼
⚠️─── PERINGATAN & RULE UNTUK PEMBACA
🔞 Cerita ini mengandung konten DEWASA (21+), termasuk:
• Hubungan sesama jenis (Boys Love / Homoerotik)
• Age gap besar antara karakter utama
• Unsur seksual eksplisit / pornografi (NSFW)
• Kekerasan fisik dan emosional
• Bahasa kasar, tindakan ekstrem, dan trauma psikologis
📌 JANGAN LANJUTKAN jika kamu:
1. Masih di bawah umur (U-21)
2. Tidak nyaman dengan konten homo, age gap, mpreg, boypussy, atau kekerasan
🚫 Peringatan Keras: Cerita ini bukan untuk ditiru. Jika kamu tetap membaca setelah ini, semua efek emosional atau ketidaknyamanan adalah tanggung jawabmu. Jangan salah lapak. Jangan tinggalkan komentar negatif. Jangan baca kalau tidak siap.
𓇼 Sudah paham dan siap masuk ke dunia ini? Jangan lupa vote, komentar, dan share!
📎 Catatan: Cerita ini adalah fiksi murni. Karakter mungkin gelap, rusak, atau morally grey. Jangan samakan dengan dunia nyata. Cerita ini