Rumah yang Pergi Lebih Dulu

Rumah yang Pergi Lebih Dulu

  • WpView
    LECTURAS 43
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Partes 20
WpMetadataReadContenido adultoConcluida dom, dic 21, 2025
Aku bertemu Aksa tanpa rencana. Kami tumbuh dari dua orang asing menjadi sahabat, lalu jatuh cinta tanpa pernah benar-benar berniat. Tapi hidup tidak selalu memberi waktu yang adil. Saat perasaan kami mulai menemukan bentuknya, tubuhku justru mulai menyerah. Aku menyembunyikan penyakitku-bukan karena tidak percaya, tapi karena terlalu mencintai. Aksa mencintaiku dengan cara paling tenang: tinggal, menemani, dan bertahan bahkan ketika ia tahu akhirnya akan menyakitkan. Ini bukan kisah tentang cinta yang gagal. Ini tentang cinta yang tidak diberi cukup waktu, namun tetap utuh sampai akhir. Karena beberapa orang tidak tinggal selamanya- tapi mereka mengubah hidup kita untuk selamanya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lady Mafia
  • Jerico Anderlino
  • The Cold Ceo's Hidden Heir
  • GUMI [Completed]
  • President's Wife
  • Heyu : Second Gear
  • Kamu Hanya Milikku
  • The Manipulative Girl
  • Innocent Girl Wants It

Mati karena tersedak Boba? Sungguh itu cara yang memalukan bagi Zora, pembunuh bayaran profesional dari organisasi 'Crimson Viper'. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Rosalind von Astley-seorang putri Duke yang cantik, manja, dan sedang berada di ambang kebangkrutan karena hobi belanjanya yang gila. Rosalind dibenci semua orang, termasuk tunangannya sendiri, Grand Duke Samuel von Valerius, sang "Dinding Besi" yang dingin dan kejam. Zora hanya ingin satu hal: Hidup malas, mewah, dan pensiun dengan tenang. Tapi rencana itu berantakan saat Samuel mulai mencurigai perubahan "calon istrinya". mengapa gadis manja yang biasanya menangis histeris, sekarang bisa menumbangkan pembunuh bayaran. "kau bilang kau hanya suka uang, Rosalind. tapi kenapa saat kau memegang senjata, matamu terlihat lebih hidup daripada saat melihat tumpukan emas?" Bagi Zora, cinta itu mahal. tapi nyawa musuh? Harganya hanya sepuluh ribu koin emas per kepala.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido