REDLINE - '05 LINERS

REDLINE - '05 LINERS

  • WpView
    Reads 939
  • WpVote
    Votes 176
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2026
Salah rampas, salah lawan. Ketika geng motor SMA tak sengaja memicu perang melawan kartel senjata internasional.
All Rights Reserved
#303
sekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Plan B
  • Caramel's Rebel ꪜ
  • Ex-Boyfriend [borusumi]
  • Strictly Yours ꪜ
  • Glitch ꪜ
  • Pretty Savage [on going]
  • [✔] STRAWBERRIES
  • Fall Out of Love ꪜ
  • HIERARCHY | The World Around us [END]
  • [✔] LIMERENCE (TERBIT)
Plan B

I Know I'm Not His First Choice Sejak awal, Canelle Kaluna Wijaya tahu satu hal yang tak pernah benar-benar ia sangkal: Kenrion Samuel Janendra tidak pernah memilihnya lebih dulu. Hatinya telah lama tertambat pada Amabel Sabina, gadis pintar yang kerap menjuarai olimpiade matematika, cantik, lembut, dan selalu tahu cara menempatkan diri. Seseorang yang, bahkan tanpa dibandingkan pun, terasa berada di liga yang berbeda dari Canelle. Canelle menghembuskan napas kasar setiap kali menyadari kenyataan itu. Ia tidak pandai berhitung, suaranya terlalu keras, dan reputasinya di sekolah tak lebih dari pembuat ulah-setidaknya begitu kata orang-orang. Canelle adalah kebalikan seratus delapan puluh derajat dari Amabel. Namun, mengenal kekalahan bukan berarti Canelle tahu caranya mundur. Selama enam bulan, ia mengejar Kenrion dengan harga diri yang perlahan terkikis-menghadapi sikap dingin, diabaikan, dan jarak yang tak pernah benar-benar terpangkas. Hingga suatu hari, semuanya berubah. Kenrion mulai memperhatikannya. Mengajaknya bicara. Bahkan menawarkan diri mengantarnya pulang. Canelle percaya. Ia terlalu bahagia untuk curiga. Ia pikir, mungkin-hanya mungkin-usahanya akhirnya membuahkan hasil. Sampai kebenaran itu datang, tajam dan kejam: Kenrion mendekatinya bukan karena perasaan, melainkan sebagai cara untuk membuat Amabel cemburu. Saat itu, Canelle mengerti posisinya. Bukan pilihan. Hanya rencana cadangan. Hatinya hancur. Dan untuk pertama kalinya, Canelle berhenti mengejar. Ia memilih menjauh. Mengabaikan Kenrion, seperti ia pernah diabaikan. Namun takdir rupanya tidak selesai bermain. Ketika Canelle benar-benar pergi, Kenrion justru mulai kehilangan kendali. Kini, keadaan berbalik. Bagaimana kelanjutan kisah mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines