"Sekali kamu, tetap kamu." inilah ungkapan Kahfi pada Senjani.
Senjani adalah gadis sederhana yang tumbuh dari luka dan kehilangan. Yatim piatu sejak kecil, ia menghabiskan masa kanaknya di tengah hutan bersama kakeknya-satu-satunya keluarga yang ia miliki. Hidupnya sunyi, keras, namun penuh ketabahan. Hingga suatu hari, takdir mempertemukannya dengan seorang anak laki-laki bernama Muhammad Kahfi Al-Fatih, yang nyaris menjadi korban penculikan. Dalam kepolosan usia sepuluh tahun, Kahfi mengucapkan janji yang terdengar mustahil: ia akan mencari Senjani dan menikahinya kelak.
Namun hidup tak semanis janji masa kecil.
Senjani justru jatuh ke tangan para penculik, mengalami pahitnya eksploitasi, kemiskinan, dan hampir kehilangan kehormatannya. Ia tumbuh menjadi gadis kuat dengan luka trauma mendalam, hingga akhirnya diselamatkan oleh seorang dokter yang mengangkatnya sebagai anak saat usianya 12 Tahun. Dokter itu merawatnya dan menjaganya, namanya menjadi Senjani Alifa Sahara. Gadis hitam manis itu tumbuh dengan sangat baik, tapi sifat beraninya tidak pernah padam.
Saat umurnya 25 Tahun, Senjani belum juga menikah, Ayah dan ibu angkatnya memintanya untuk segera menikah, tapi Senjani terlalu inseciure dengan dirinya. Orang tuanya menyemangatinya untuk tetap yakin dengan takdir Allah. Hingga akhirnya, Senjani memutuskan untuk mencari pengalaman mengajar di sebuah sekolah. Tapi siapa sangka, dia tidak di terima di sekolah itu ... Tapi di minta mengajar di sebuah pesantren yang ternyata membutuhkan tenaga pengajar. Senjani sangat senang dan tentu setuju, dia juga ingin mengajar di pesantren.
Dia akhirnya memutuskan untuk mengajar di pesantren itu, tapi dia memakai cadar. Dia tetap inseciure dan terlalu takut. Tapi yang tidak di sangka, pesantren itu kelak mempertemukannya dengan Kahfi, yang juga bertumbuh dewasa, tampan, berwibawa, dan bijaksana.
"Aku tak pernah beristirahat untuk mencintaimu-sesuai janjiku." ucap Senjani di sepanjang malam yang di lakuinya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang