Aku Ada, Tapi Tidak Dihitung

Aku Ada, Tapi Tidak Dihitung

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 20, 2025
Semua orang bilang aku beruntung. Nilai raporku selalu rapi. Namaku sering disebut guru dengan nada bangga. Orang tuaku tersenyum setiap kali melihat angka-angka di kertas itu. Tidak ada yang salah. Setidaknya... begitu kata mereka. Tapi tidak ada yang bertanya bagaimana rasanya hidup di balik semua itu. Aku adalah siswa yang "selalu bisa diandalkan". Datang tepat waktu, mengerjakan tugas, tidak pernah membuat masalah. Aku tahu caranya menjawab soal, tapi tidak tahu caranya menjawab pertanyaan tentang diriku sendiri. Setiap nilai tinggi terasa seperti milik orang lain. Seperti aku hanya menjadi perantara- bukan pemiliknya. Di sekolah, aku duduk di bangku yang sama setiap hari. Mendengar guru menjelaskan masa depan seolah semuanya sudah ditentukan. Jurusan, universitas, pekerjaan. Tidak ada ruang untuk ragu. Dan aku belajar satu hal lebih cepat dari pelajaran mana pun: selama aku berprestasi, aku tidak perlu dimengerti. Cerita ini bukan tentang anak pintar yang ingin memberontak. Bukan juga tentang nilai yang jatuh drastis. Ini tentang seseorang yang tidak pernah diberi kesempatan gagal, dan perlahan lupa bagaimana caranya merasa hidup. Tentang rapor yang penuh angka, tapi kosong makna. Tentang keberhasilan yang membuat seseorang tidak lagi dihitung sebagai manusia- melainkan sebagai hasil. Di suatu titik, aku harus memilih: terus menjadi angka yang membanggakan atau mulai mengakui bahwa aku lelah. Dan mungkin, untuk pertama kalinya, aku harus berani mengakui satu hal yang paling menakutkan: Aku ada... tapi selama ini aku tidak pernah benar-benar dihitung.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu

WARNING!!! "IT'S SLOW BURN" Jadi wajar kalo alurnya lama, karena memang yaa.... disengaja gitu oke! Citra Angraini adalah seorang gadis remaja yang akhirnya meregang nyawa di usia muda. Sedari kecil Citra sudah harus bolak-balik ke rumah sakit karena penyakit yang dideritanya semenjak lahir, Citra sangat suka membaca, terutama novel. Namun siapa yang menyangka Citra yang gemar membaca novel berakhir menjadi salah satu tokoh figuran bernama Sherlyn pada sebuah novel yang terakhir kali dia baca sebelum kematiannya di dunia nyata. Mengetahui tokoh Sherlyn yang akhirnya meninggal pada pertengahan novel berhasil membuat Citra sangat terpukul hingga dia membulatkan tekadnya untuk mengubah nasib Sherlyn melalui perubahan-perubahan kecil yang akan Citra lakukan. ---><--- "Pada novel Sherlyn menolak pertunangan ini, apa yang akan terjadi jika aku melakukan yang sebaliknya?" "Aku harus melakukan perubahan agar nasib Sherlyn juga berubah." "Yang benar saja, di dunia sana Aku baru saja mati, aku tidak mau mengikuti alur cerita ini dan akhirnya aku akan mati pada pertengahan novel." "Siapa yang perduli dengan novel ini, Aku sudah pernah mati sekali dan aku lebih menyayangi hidupku dari apapun." "Sesekali menjadi egois tidaklah terlalu buruk bukan. Maaf Davin aku akan memanfaatkanmu sekali ini aja." . . "Sherlyn ikut gimana baiknya aja." Setelah terdiam selama beberapa saat Sherlyn akhirnya menyetujui usulan pertunangan tersebut. Bagaimana kelanjutan kehidupan Citra di dunia novel? Bagi yang penasaran mampir aja oke . . Rank #🥇 fiance #🥇 fyp #🥇 mostwanted #🥇 teen #🥇 bucin #🥇 geng #🥇 iceboy #🥇 isekai #🥇 figuran #🥇 tenfiction #🥇 sekolah #🥇 fiksipenggemar #🥇 antagonis #🥇 tunangan #🥇 school #🥇 fiksi #🥇 sahabat #🥇 fiksiremaja #🥇 protagonis #🥈 cuek #🥈 baper #🥈 romantis #🥈 fantasi #🥉 fiksiumun #5 transmigrasi #10 romance Start : 10/8/25 End : -

More details
WpActionLinkContent Guidelines