Kata 'Maaf' Terakhir

Kata 'Maaf' Terakhir

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 8, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Tagsfamily
Semoga suka dengan cerita aku gaes✨ Janlup vote & komen ya🙏🏻 Menceritakan seorang gadis cantik yang harus menerima segala luka yang datang terutama dari orang tua nya. Jangan tanya se berapa kuat pundak nya bertahan, se berapa kokoh kaki nya menopang tubuh rapuh nya. Ia hanya berharap terus kuat dengan segala harapan yang belum terwujud. Nama nya Ailin gadis cantik dan pintar, penyuka senja. nama yang indah bukan?, Ailin nara itu lah kepanjangan nama nya. Gadis yang ceria tapi sayang dunia tak adil bagi Ailin. Seperti itu lah pemikiran Ailin saat dunia kejam kepada nya. Mari lihat sampai mana Ailin bertahan kedepan nya? Apa gadis itu selalu kuat? Bertahan sampai wislist nya terwujud? Selamat membaca readers💐 © Hak cipta di lindungi undang-undang
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines