Lengkara Medisa (On going)

Lengkara Medisa (On going)

  • WpView
    Leituras 2,020
  • WpVote
    Votos 618
  • WpPart
    Capítulos 61
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, abr 2, 2026
"Jangan pernah percaya pada siapapun termasuk diriku,"-Byan Lingkaran tragis masih belum terselesaikan, terlalu banyak yang rumit disini, hingga menyisakan keheningan yang menyergap dada. Tentang cinta yang dipermainkan, tentang nyawa yang dipertaruhkan, siapakan yang menjadi pemenang? Tidak, ini tidak terlalu gelap, sebaliknya, ini juga tidak terlalu terang. Waspada. Semua hanya omong kosong, kata yang suka menipu, sulit ditafsir dengan logika. Medisa hanya sekedar mencari bahagia, di tengah nestapa yang tak kunjung reda, dimana sang mantan kekasih masih terbayang, hadir yang seperti angin, menyapu membuat rindu, semakin sesak dan rusak. "Cinta sama lo emang tolol, tapi gue harus gimana lagi?"-Medisa _salsapiaa>
Todos os Direitos Reservados
#2
kecelakaan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Ketika Luka Membalas
  • Dear Naa [cinta sementara]
  • Pemuda penunggu rumah (On Going)
  • Revansha : RIVALITAS ( OPEN PO )
  • Welcome Home, Saga!
  • Le Masque des Mensonges
  • Aku mengejar Kamu belajar
  • Samudra Anggara [On going]
  • LENTERA BINTANG (OLD VERS)
  • 2. Hujan dan Rintiknya [END]

No plagiat⚠️⚠️ # Mengandung adegan kekerasan, pembunuhan, pembullyan dan pemerk***** #Dimohon bijak untuk membacanya Seorang siswi SMA yang bernama Luna ingin mencari kebahagiaan dalam kehidupannya yang suram, tetapi masalah demi masalah datang bertubi-tubi membuat dirinya teringat oleh trauma masa lalu yang kelam. Sampai pada hari itu, dirinya terpaksa membunuh seorang temannya agar semua konflik selesai. "Jangan bunuh dia!" Teriak Luna, dengan suara yang bergetar. "Maaf, Lo harus bayar semua rasa sakit gue" balas perempuan itu yang bernama Jessica, sambil mencekik ibunya Luna. "Gue mohon! Tolong jangan bunuh dia!!!" Bicara Luna sambil berontak berusaha melepas ikatan tali di tubuhnya. "Bunuh gue aja!! Jangan dia!!!" Lanjut Luna, sambil terjatuhnya air mata. "Gak akan!!! Biar Lo tau rasa dari kehilangan bangsat!!!" Jessica membalas ucapan Luna sambil perlahan membidik pelurunya, yang belum pasti untuk menembaknya. Tapi saat hendak menembak.... # Apa yang terjadi setelah itu? # siapa yang akan menjadi korban dalam semua kejadian itu? # siapa yang akan mati? # siapa yang akan terus bertahan? Temukan jawabannya dalam cerita ini...

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo