Di dalam rumah mewah yang hampa-seperti penjara tanpa jiwa-Kean Sergeyevich merana, terkurung bagai burung dalam sangkar emas, merindukan kebebasan dan kehangatan mentari. Terlahir dalam keluarga mafia Sergeyevich yang disegani dan ditakuti, Kean terpaksa menerima takdirnya ketika sang ayah menjualnya kepada Deandra, seorang kepala mafia berhati dingin yang tak kenal ampun.
Empat tahun berlalu, dan setiap hari dalam pernikahan paksa ini terasa seperti siksaan tanpa akhir. Deandra, dengan kekuasaan dan dominasinya, memperlakukan Kean seperti tahanan dalam sangkar mewahnya. Kekerasan menggantikan cinta, kegelapan menutupi setiap sudut rumah, dan kehangatan tak pernah hadir. Kean hanya bisa hidup terikat, menjadi peliharaan seorang mafia yang tak pernah bisa mencintainya dengan tulus.
Dalam kesunyian kamarnya, Kean berbisik lirih, "Aku tidak kuat lagi di sini..." Air mata menjadi saksi bisu penderitaannya, mencerminkan luka yang terpendam dalam hatinya. Setiap malam adalah mimpi buruk yang tak berujung, setiap pagi adalah perjuangan untuk bertahan.
Namun, di tengah keputusasaan, muncul secercah harapan. Apakah semua ini akan berakhir? Apakah ada jalan keluar dari pernikahan paksa yang penuh siksaan ini? Mungkinkah takdir memberinya kesempatan untuk merasakan cinta sejati, bukan hanya sebagai objek kepemilikan?
Di balik tembok dingin rumah itu, mungkin ada seseorang yang bisa melihat penderitaannya dan menawarkan uluran tangan-seorang pria yang bisa mencintainya apa adanya, bukan sebagai alat atau peliharaan. Atau mungkin, kekuatan untuk membebaskan diri ada dalam dirinya sendiri, menunggu untuk dibangkitkan.
Akankah Kean menemukan cara untuk memecahkan rantai yang mengikatnya dan mengubah hidupnya? Ataukah ia akan selamanya menjadi tawanan dalam sangkar emas, tanpa cinta dan kebebasan, terjebak dalam permainan kekuasaan dan nafsu yang tak pernah ia inginkan?
All Rights Reserved