Pembully dan Klikkusut

Pembully dan Klikkusut

  • WpView
    Membaca 130
  • WpVote
    Vote 9
  • WpPart
    Bab 18
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jan 14, 2026
Menceritakan di sebuah SMA ada seorang siswi cantik jadi perundung bagi teman-temannya yg culun dan berkacamata, dia manda kerap merundung siapa saja yg culun dan berkacamata bersama 3 temannya, Harsha seorang atlet taekwondo bertampang culun pindah kesekolah tersebut, sekolah itu adalah milik keluarganya dia juga ikut dirundung karna tidak ada yg tahu tentang latar belakang harsha kecuali Aisha seorang gadis, berlagak bodoh namun sebenarnya pintar dalam mengumpulkan sebuah informasi, namun harsha tidak ingin dibantu karna tak ingin Aisha mendapat masalah dengan manda dan kisahnya akan mengarah ke cinta segitiga yg rumit.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#6
perseteruan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan