Story cover for Deadly Game by RORANYAA1
Deadly Game
  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Dec 20, 2025
2 new parts
◜✧  Deadly Game 

"Kelas yang tenang bukan berarti tidak ada keramaian."

Seseorang berjalan menuju kelas 12-1. Suasana tenang, tidak ada suara, hanya ada keributan yang terjadi di luar kelas. Angin berhembus kencang memasuki jendela. Suasana semakin tegang dan kaku.

Kelas itu tenang tapi dalam. Mendalami setumpuk buku yang tidak akan pernah berganti halaman. Buku tebal dengan beberapa halaman yang sobek, namun tidak pernah disimpan ataupun dibuang. Hanya diletakkan jika membutuhkan. Buku yang berisi tulisan aneh dan tidak jelas untuk dibaca. Sobekan kertas yang berhamburan menunjukkan nama-nama para siswa di kelas itu. 

Permainan tidak akan pernah menghilang walaupun ada yang ingin menghilangkannya. Of course, akan terus dilakukan sampai kapanpun. 

Warning!⚠️
1. Kekerasan/hal-hal berbahaya yang ada di dalam cerita tidak untuk ditiru!
2. Cerita murni 100% dari pikiran author!
3. Hanya fiksi, tidak mengandung dunia nyata!
4. [DILARANG KERAS!] untuk copy/plagiat! 
5. Jika ada kesamaan alur itu hal yang tidak disengaja!

Happy Reading! 

-⁠☆Start : 23 Desember 2025
All Rights Reserved
Sign up to add Deadly Game to your library and receive updates
or
#507dark
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Hello, Mr. Mafia! cover
My Partner in Everything cover
Kenzo and the Smith family  cover
Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)  cover
SOUL GAME [HIATUS] cover
The Antagonist [ Segera Terbit ] cover
Melodi Bumi(ON GOING) cover
ANGKASARAYA 2 [END] cover
Quotes Septihan cover
​The Left cover

Hello, Mr. Mafia!

38 parts Ongoing

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!