After we ended... Something Wanted Us Back.

After we ended... Something Wanted Us Back.

  • WpView
    Reads 422
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 2, 2026
Ada sembuh maka ada luka, ada senang maka ada sedih, ada Jenara maka ada cerita. Jenara, wanita sebatang kara yang di ceraikan suaminya, Arthur. ia lalu kembali ke rumah lamanya, dan memulai hidup baru di sana. Bak meteor yang menghantam bumi, tanpa dia sadari, dia sudah mengandung seorang anak yang manis dan menggemaskan. Bagaimana kehidupannya bersama sang anak? Apakah anaknya tidak akan menerima sosok utuh orang tua? Atau... Ah ayo baca saja biar tau。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。 Gila, masa idah pun kyknya belum kelewatin. 𝘉𝘢𝘨𝘢𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘑𝘦𝘯𝘢𝘳𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯𝘪 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘳𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘣𝘪𝘭 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨𝘪 𝘴𝘪 𝘬𝘦𝘤𝘪𝘭? 𝘈𝘬𝘢𝘯𝘬𝘢𝘩 𝘈𝘳𝘵𝘩𝘶𝘳 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘮𝘢𝘯𝘵𝘢𝘯 𝘴𝘶𝘢𝘮𝘪 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢𝘯𝘺𝘢? 𝘑𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘫𝘦𝘯𝘢𝘳𝘢, 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘶𝘭𝘶 𝘴𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘦𝘮𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯. 𝘈𝘵𝘢𝘶 𝘱𝘦𝘳𝘭𝘶𝘬𝘢𝘩 𝘑𝘦𝘯𝘢𝘳𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘢𝘳𝘪 𝘱𝘢𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘳𝘶? Yuk temani penulis berkembang disni😉 jangan lupa tinggalin jejak biar kita bisa berinteraksi dan berbagi gagasan ya! Kamu temanku kalau kamu sudah 𝘽𝙖𝙘𝙖 𝙠𝙞𝙨𝙖𝙝𝙣𝙮𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙪𝙙𝙪𝙡 𝘼𝙁𝙏𝙀𝙍 𝙒𝙀 𝙀𝙉𝘿𝙀𝘿! 𝘑𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘭𝘶𝘱𝘢 𝘷𝘰𝘵𝘦 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦 𝘱𝘶𝘴𝘵𝘢𝘬𝘢 𝘺𝘢! 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘮𝘶 𝘥𝘪 𝘬𝘰𝘭𝘰𝘮 𝘬𝘰𝘮𝘦𝘯𝘵𝘢
All Rights Reserved
#436
goodboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unintended
  • i'm a Cherry on Top (REVISI)
  • SETELAH AKU PERGI
  • Your Birth (Die)!
  • Stealing My Husband
  • Hanya Sebatas Tempat Pulang.
  • Antagonis
  • ALKIE: The One I Chose
  • Ia Menyebutnya Rumah
  • Gendis, si Gadis Gula

Semua cerita dalam novel ini hanyalah fiksi. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, tempat, atau kejadian, itu semata-mata kebetulan dan tidak disengaja. It was unintended, but it changed everything. Naura pernah mencintai seseorang dengan cara paling sederhana: menemani. Menemani Ares saat mimpinya masih sebatas rencana, saat rekeningnya nyaris kosong, saat dunia berkali-kali menutup pintu untuknya. Ia hafal segalanya. Bau kopi sachet di tengah malam. Suara ketikan putus asa dari laptop yang dipaksa terus menyala. Dan kamar kontrakan sempit yang menjadi saksi bagaimana Ares berjuang mengejar masa depan yang bahkan belum tentu datang. Tapi Naura tetap ada. Di setiap gagal. Di setiap lelah. Di setiap malam saat Ares nyaris menyerah pada hidupnya sendiri. Setiap kali Ares menatapnya penuh rasa bersalah dan berkata, "Maaf ya, aku belum bisa ngajak kamu hidup enak." Naura selalu menjawab dengan tenang, "Aku jatuh cinta sama kamu, Res. Bukan sama akhir indah yang belum tentu datang." Dan Ares percaya itu. Terlalu percaya. Sampai hidup akhirnya berubah. Sampai mimpi yang dulu mereka perjuangkan bersama perlahan hanya menjadi milik satu orang. Sampai cinta yang dulu terasa cukup, mulai dipenuhi jarak, kecewa, dan luka yang tak pernah sempat diucapkan. Karena ternyata, yang paling menyakitkan bukanlah bertahan saat semuanya sulit. Melainkan saat seseorang yang kamu temani dari nol... perlahan meninggalkanmu ketika hidupnya mulai sempurna. Ini bukan hanya tentang cinta. Ini tentang pengorbanan, kehilangan, dan pahitnya kenyataan bahwa tidak semua orang yang berjuang bersamamu akan tetap tinggal di akhir cerita.

More details
WpActionLinkContent Guidelines