Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Puaka
  • WpView
    Membaca 1,256
  • WpVote
    Vote 12
  • WpPart
    Bab 15
WpMetadataReadDewasaLengkap Kam, Des 25, 2025
WpInfo
Fiksi
Misteri
"Sekarang, waktunya pembasuhan," kata Sabda pelan. "Celupkan tanganmu, Laras." Saka bergerak cepat, mencengkeram tangan Carissa dan memaksanya membenamkan telapak tangannya ke dalam cairan merah yang hangat itu. Carissa memekik, namun Saka justru menarik tubuh Carissa mendekat ke arahnya. Saka mulai mengusapkan darah dari tangan Carissa ke wajah gadis itu, lalu ke lehernya. Namun gerakan itu berubah menjadi sesuatu yang lain. Tangan Saka yang kasar dan dipenuhi bekas luka bakar mulai merayap ke arah dada Carissa, mengusapkan darah di balik kain gaun putihnya. "Laras..." desah Saka, wajahnya yang hancur mendekat ke leher Carissa. Ia menghirup aroma darah dan melati di kulit Carissa dengan rakus. Ia mulai menciumi leher Carissa dengan beringas, meninggalkan noda merah di kulit pucat gadis itu. Sabda tidak menghentikannya. Ia justru mendekat dari arah belakang, memeluk pinggang Carissa dan menempelkan wajahnya di bahu Carissa yang terbuka. "Dua puluh tahun kami merindukan sentuhan ini," bisik Sabda. Tangannya mulai membuka ikatan tali di punggung gaun Carissa, membiarkan kain itu melorot sebagian. Carissa memejamkan mata erat-erat, air matanya bercampur dengan darah di pipinya. Ia merasakan tangan Sabda yang dingin dan tangan Saka yang kasar bertemu di atas kulitnya, menjelajahi tubuhnya dengan cara yang sangat posesif dan menyimpang. Mereka memperebutkan perhatiannya, namun dengan cara yang seolah-olah mereka sedang berbagi satu jiwa yang sama. Saka mulai menciumi bibir Carissa secara paksa, rasa amis darah memenuhi mulut Carissa. Sementara itu, Sabda memberikan gigitan kecil di telinga Carissa, membisikkan janji-janji setia yang mengerikan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • 505
  • Romo, barong mu lepas lagi!
  • SHAULA
  • Lyorend   [ ON GOING ]
  • The Rules!
  • Respice Me
  • who i am?
  • Crazy Obsession
  • Change the Plot
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
505

Namanya Joe. Pemuda berkacamata yang pasrah saat ayahnya membuangnya ke asrama khusus laki-laki. Bagi Joe, ini kesempatan bagus. Tanpa lawan jenis, artinya fokus belajar tanpa gangguan cinta monyet yang tak penting. Seharusnya begitu, kan? Tapi kenyataannya? Sialan. Hidupnya yang selama ini teratur perlahan berantakan. Ketenangan yang ia banggakan mendadak menguap di setiap sudut. Ada sesuatu yang salah. Kenapa semakin hari, napasnya justru terasa semakin sesak di tengah kerumunan yang katanya 'sama' dengannya? ------------- New story Cerita hasil pemikiran sendiri, jangan copy. Jika menyukai harap + ke perpustakan. Juga ⭐️ dan 💬 sebagai tanda kecil sebuah apresiasi. Thank u!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan