CAHAYA DI SELA-SELA DAUN KERING

CAHAYA DI SELA-SELA DAUN KERING

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 18, 2026
Sebagai remaja normal, Lille sangat konsisten dengan kehidupannya yang tenang dan damai. Tidak ada ambisi, apalagi mimpi tinggi, bagiannya hidup seperti angin yang mengikuti arus adalah gambaran terbaik untuknya. Tapi kehidupan damai yang sangat ia jaga perlahan terkikis dengan kedatangan Ahya, sosok remaja sempurna yang selalu berhasil membuat Lille mempertanyakan dirinya sendiri, ditambah fakta kalau Gio, teman masa kecilnya sangat dekat dengan Ahya, membuat Lille lagi-lagi harus terjebak dalam drama cinta klise sebagai tokoh yang tidak berarti. Tapi Lille tidak ingin tumbuh dari bayang-bayang orang lain, dia ingin memiliki ceritanya sendiri, sampai suatu pagi saat hujan di bulan Juli, mempertemukan dirinya dengan seorang laki-laki. Lille tidak tahu namanya dan tidak kenal siapa dia, tapi gadis itu malah merusak jaket biru yang laki-laki itu pinjamkan, mulai dari kecerobohan itu kisah Lille si remaja normal mulai berubah drastis, perlahan dia mulai mengerti kalau hidup dengan mimpi dan ambisi itu juga menyenangkan. Bagi Lille kishanya seperti hujan singkat yang perlahan akan menguap di tengah musim kemarau. - Jika kalian mencari cerita ringan yang bisa dinikmati sambil minum teh, maka kalian berada di tempat yang tepat. Karena cerita ini akan membawah kalian menyelami kembali masa remaja. Selamat menikmati cerita. Jangan lupa follow yah. - Cerita akan diedit berkala selama proses penulis.
All Rights Reserved
#652
masalah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dateline [END]
  • Be My Wife
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Silent Traces by the Sea
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Revenge Marriage (SELESAI)

Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game. Deadline yang tidak masuk akal, revisi, presentasi, membuat copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya sih, aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim kreatif dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang. Dia mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. Cover edited by canva and procreate First published: October 4th 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines