We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Please, Let Us be Free! [ 1.0 ]

Please, Let Us be Free! [ 1.0 ]

  • WpView
    Reads 4,245
  • WpVote
    Votes 489
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 3, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Grief and Bereavement
Abuse and Trauma
📌 PERINGATAN! Perhatikan tagar yang tertera sebelum membaca, bisa mengandung ship. Beberapa adegan dewasa yang tidak dianjurkan dibaca oleh anak di bawah umur 17-18 tahun di bawah. Adegan kekerasan grafis, fisik, beberapa adegan dialog menggunakan kata-kata kasar. ___________________________________________ Tentang kisah seorang pemuda yang ber-transmigrasi ke masa lalunya setelah peristiwa tragis yang menimpa dirinya dan seluruh keluarganya. Duri Thornean Fernandez - seorang pemuda yang memiliki masa lalu yang kelam dimana dirinya mendapati seluruh anggota keluarganya terbunuh dalam satu malam. Pelakunya tidak lain adalah seseorang yang diadopsi oleh Ayahnya. Anak yang asal usulnya sangat dirahasiakan oleh Ayahnya itu. Akan tetapi, ternyata takdir buruk telah mengikat keluarga Fernandez yang malang dan membawanya pada kehancuran besar. Kematian terakhir dari anggota keluarga Fernandez adalah - si bungsu Duri. Dirinya memilih mati dengan cara melakukan bunuh diri. Duri berpikir jika dirinya akan segera bisa menyusul seluruh keluarganya. Nyatanya, dirinya malah diberi kesempatan untuk mengulang kembali hidupnya. Menulis sekali lagi catatan takdir yang baru, menjauhkan petaka yang akan timbul di masa depan yang mengancam keluarganya. Dengan kesempatan yang diberikan itu, Duri bertekad akan melindungi seluruh keluarganya dari takdir buruk tersebut. "Ayah... kakak-kakak yang Duri cintai, Duri berjanji akan melindungi kalian semua," Gumam Duri mengepalkan kedua tangannya. Pandangan matanya menunduk menyiratkan rasa kesedihan yang mendalam, tetapi langsung digantikan dengan sorot mata penuh tekad kuat. "Tunggu Duri..." Akankah Duri bisa melindungi seluruh keluarganya dari kehancuran masa depan? ___________________________________________ Cover: Milik Kak ChAnya_030 (Pinterest) Seluruh karakter bukan milik saya! ___________________________________________ Inspirasi Cerita: Manhwa Your Majesty, Please Don't Kill Me Again. . .
All Rights Reserved
#181
solthorn
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA FATAMORGANA
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Dua Langit Berbeda
  • Stealing My Husband
  • Unexpectedly Yours
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • MOTHER
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • GAREL ; POSESIF BROTHER

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines