Rania bekerja keras memenuhi kebutuhan panti asuhan, tempat ia dibesarkan. Menjadi pramusaji di restoran mewah ternama, membantu di butik milik sahabatnya. Apalagi, panti sedang menghadapi masalah serius. Perebutan hak tanah terhadap ahli waris, menuntut Rania memutar otak untuk menyelamatkan panti. Ferre Nicolo datang menawarkan solusi, menjadi jalang dan menghangatkan ranjang lelaki itu. Rania tidak punya pilihan. Pasrah, tidak ada jalan keluar. Dilain pihak, Bibi Dina adik dari pengurus panti sangat membenci Rania yang Rania sendiri juga tidak tahu kenapa. *Cerita mengandung kalimat vulgar diharapkan yang baca cukup umur.
More details