Alya menatap cermin, rambut hitamnya yang lurus terjuntai di punggung, matanya yang besar memancarkan kebingungan. Dia baru saja mendapat kabar mengejutkan dari orang tuanya: dia akan dijodohkan dengan teman masa kecil mereka, Zayn, yang sekarang menjadi siswa SMA di sekolah elit tempat Alya belajar.
Alya tidak bisa membayangkan bagaimana bisa dia dan Zayn, yang memiliki kepribadian seperti kutub yang berbeda, bisa menjadi pasangan. Zayn adalah tipe cowok populer, atletis, dan percaya diri, sedangkan Alya lebih suka menyendiri, membaca buku, dan menulis puisi.
"Apa yang orang tua aku pikirkan?" Alya mengeluh, lalu mengambil napas dalam-dalam. Dia tahu dia harus siap untuk menghadapi apa pun yang akan terjadi.
Bagaimana kelanjutan cerita Alya dan Zayn? 🤔
Mau aku lanjutkan? 😊