Can We Fall in Love in October?

Can We Fall in Love in October?

  • WpView
    Reads 951
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 24, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Slice of Life
Destined Love
Happy Ending
Setelah patah hati terbesarnya, Rania mengubah cara pandangnya tentang cinta. Ia memulai kehidupan barunya di Jakarta. Hari-harinya dipenuhi dengan tumpukan naskah, tenggat waktu, dan secangkir kopi. Hidup di tengah hiruk-pikuk kota, Rania menemukan kehangatan dan ketenangan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya di sebuah library cafe. Di tempat itulah Rania bertemu dengan Ammar. Pertemuan mereka bermula dari obrolan ringan tentang buku yang Rania baca. Sayangnya, pertemuan sederhana itu menjadi kali pertama dan terakhir Rania dan Ammar berjumpa. Mereka tidak sempat bertukar nomor untuk tetap terhubung, hanya nama panggilan dan percakapan yang menjadi pengingat. Rania kehilangan jejak Ammar.
All Rights Reserved
#77
editor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siap-siap Jadi Ibu
  • Under The Authority Of Senopati
  • Círculo del Destino
  • Out of Reach (Selesai)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Sweetly Tied
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Night Calls
  • The Last Yes!
  • (Not) BELONG TO YOU

Sejak awal pernikahan, Vanila Anggraini sudah menegaskan satu hal: dia memilih childfree. Namun suatu malam, sepulang dari kantor, Vani disuguhi adegan perselingkuhan suaminya, Riki. Tepat di dapur rumah mereka sendiri. Vani hanya menyapa dingin, lalu mengunci diri di kamar, menangis sepuasnya. Dia patah hati, sekaligus sadar bahwa ego laki-laki untuk memiliki keturunan memang tidak akan pernah bisa dia penuhi. Vani menolak luka dan menjadi seorang workaholic. Di tengah tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya itulah ia bertemu dengan Danuarta. Klien duda, anak satu. "Boleh aku panggil Ibu?" Vani sempat tertegun beberapa detik sebelum akhirnya tertawa garing, berusaha mencairkan kekakuannya sendiri. "Hahahaha... boleh, boleh banget, kok." Siapa sangka, tingkah absurd remaja itu justru pelan-pelan membuat keduanya dekat, persis seperti Ibu dan Anak. Tanpa sadar juga menarik Vani semakin jauh ke dalam kehidupan sang duda. Setelah setahun mengenal, Vani kembali mengenakan cincin di jari manisnya, juga resmi memegang peran baru yang paling ia hindari dulu. Menjadi seorang Ibu. 🥇 Metropop 🥈 Duda 🥉 Comedy

More details
WpActionLinkContent Guidelines