Dulu, semua orang memanggilnya Asha. Nama yang identik dengan gadis polos yang selalu memberikan kesempatan kedua meski dikhianati berkali-kali. Asha adalah definisi dari "kebodohan" atas nama cinta; ia yang selalu menunggu, ia yang selalu menangis, dan ia yang selalu menjadi pilihan terakhir yang akhirnya tetap ditinggalkan.
Namun, Asha yang malang itu sudah tidak ada lagi. Ia telah terkubur bersama janji-janji palsu dari masa lalunya.
Kini, ia kembali sebagai Xei.
Bukan lagi gadis lemah yang bisa didikte, Alshafa Xeimoraga bertransformasi menjadi sosok yang dingin, berkelas, dan tak tersentuh. Nama "Xei" adalah perisai barunya. Ia tidak lagi mencari cinta dengan cara memohon; ia membangun dunianya sendiri di mana ia adalah ratunya. Ia mengubah segalanya-cara bicaranya, cara menatapnya, hingga cara ia memandang laki-laki.
Misinya sederhana: membuktikan bahwa ia tidak butuh siapa pun untuk menjadi utuh. Namun, saat reputasi "Xei" mulai dikenal sebagai wanita yang mustahil untuk ditaklukkan, muncul seseorang yang tidak tertarik pada pesona barunya, melainkan penasaran dengan rahasia di balik nama Xei.
Di hadapan pria itu, Alshafa harus memilih: tetap bersembunyi di balik topeng "Xei" yang tangguh, atau mengakui bahwa jauh di dalam lubuk hatinya, Asha yang haus akan cinta sejati masih ada di sana, menunggu untuk diselamatkan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang