Aroma kopi di ujung dunia

Aroma kopi di ujung dunia

  • WpView
    Reads 111
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 18, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Di sebuah kedai kopi kecil yang nyaris tak tercatat di peta, waktu berjalan lebih pelan dari biasanya. Aroma kopi hangat bercampur dengan hujan sore, menyimpan cerita-cerita yang tak pernah selesai diucapkan. Aruna datang bukan untuk mencari rasa, melainkan untuk berhenti sejenak dari perjalanan panjang, dari kenangan yang terlalu ramai di kepalanya. Di tempat yang sepi itu, ia bertemu orang-orang asing dengan luka yang tak kalah sunyi. Setiap cangkir kopi seolah membuka percakapan yang tak pernah berani dimulai, dan setiap diam menyimpan makna yang lebih jujur dari kata-kata. Namun, di ujung dunia ini, Aruna mulai menyadari bahwa tidak semua yang hilang perlu ditemukan kembali. Beberapa cukup diterima, lalu dilepaskan perlahan. Sebuah kisah tentang kopi, keheningan, dan keberanian untuk berdamai dengan diri sendiri.
All Rights Reserved
#121
ujung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA FATAMORGANA
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Unexpectedly Yours
  • Stealing My Husband
  • MOTHER
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • Dua Langit Berbeda
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines