Joey menangis sendirian di ujung jurang, tempat paling sunyi yang selalu dia pilih untuk melarikan diri dari kejamnya dunia.
Di dalam tangannya, layar ponsel masih menyala, menampilkan wajah Lane v. Rogers, sosok yang selama ini hanya ia kenal dari layar, namun terasa begitu nyata di hati. Berita kematian idolanya menghancurkan sesuatu di dalam dirinya.
Bukan sekadar kehilangan figur publik, melainkan kehilangan satu-satunya cahaya yang membuatnya bisa bertahan.
Saat air matanya belum kering di pipinya, sekelompok orang misterius muncul dan mencoba menangkapnya. Joey tidak lari, tetapi ia memilih untuk menjatuhkan diri.
Namun, kematian justru tidak datang. Di tengah kehampaan jurang itu, sesuatu di dalam dirinya bergejolak, kekuatan yang selama ini tersembunyi. Joey terlempar kembali ke kesadaran dan terbangun di sebuah ranjang khusus, di ruangan yang terlalu familiar, penuh dengan peralatan medis dan jeruji besi yang menguncinya.
Joey tersadar, waktu telah mundur.
Joey kembali ke beberapa hari sebelum kecelakaan yang merenggut nyawa Lane v. Rogers, idola yang dia cintai selama ini.
Kini, dengan kekuatan aneh yang belum sepenuhnya ia pahami dan masa depan yang sudah dia ketahui, Joey dihadapkan pada satu pilihan: membiarkan takdir berjalan seperti yang seharusnya, atau justru melawannya, demi menyelamatkan seseorang yang bahkan dunia tak pernah tahu betapa berarti sosoknya bagi Joey.
Karena terkadang, kekuatan terbesar bukanlah kemampuan mengubah dunia.
|
Melainkan sebuah keberanian untuk menyelamatkan orang yang kita cintai.
Olivia adalah tipe gadis yang hidupnya nyaris sempurna-pintar, cantik, dan ... sangat cuek. Ia tidak peduli pada drama remaja, apalagi urusan percintaan orang lain. Fokus hidupnya hanya satu: dirinya sendiri. Namun semua itu berubah ketika suatu hari ia terbangun dan menyadari satu hal aneh-ia kini berada di dalam sebuah novel romansa picisan, sebagai tokoh figuran. Parahnya lagi, ia berperan sebagai idola sekolah yang dielu-elukan semua orang, padahal ia hanya ingin hidup tenang dan bebas dari kerumunan manusia.
Saat adegan klise antara pemeran utama pria-si dingin tapi romantis-dan pemeran utama wanita-si polos dan penuh cinta-terjadi di tengah lapangan sekolah, semua murid bersorak menyaksikan momen "pengakuan cinta" yang dramatis. Kecuali satu orang. Olivia.
Dari kejauhan, dengan ekspresi datar dan suara malas, ia berceletuk pelan, "Alay banget."
Dan seketika ... suasana menjadi hening. Terlalu hening.
Apa yang terjadi jika seorang gadis logis yang anti-drama harus hidup di dunia penuh klise romantis? Bisakah Olivia bertahan sebagai figuran yang kebanyakan komentar, atau justru takdirnya berubah menjadi lebih dari sekadar tokoh sampingan?
_________
Rank :
1 #character [27 okt 25]
5 #figuran [ 28 nov 25]
2 #novel [7 nov 25]
1 #sekolah [8 nov 25]
4 #fiksiremaja [15 nov 25]
3 #reinkarnasi [21 nov 25]
9 #transmigrasi [10 nov 25]
1 #teenfiction [10 Nov 25]
9 #fantasi [13 nov 25]
8 #romansa [17 nov 25]
_________
sampul by.pinterest
[semua yang ada dalam cerita hanya karangan!]