Percaya Sebening Pengabdian

Percaya Sebening Pengabdian

  • WpView
    Reads 4,357
  • WpVote
    Votes 1,202
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadComplete Mon, Jun 29, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Grief and Bereavement
Family Life
Growth and Self-Discovery
Hallstatt adalah tempat pengabdian itu bermula, sebuah surga tersembunyi di pelukan Gunung Dachstein dan sentuhan danau hijau botol jernih, Hallstätter See. Bagi Astoria Kovac, Hallstatt adalah kenangan tentang Oma, neneknya sekaligus 'poros hidupnya', seorang konselor desa yang mengisi celah pengasuhan orang tuanya dengan cinta. Ketika Oma meninggal dunia, dunia Astoria berubah. Ia mulai mendengar suara-suara di kepala, kesulitan tidur, dan mengalami kilas balik yang ekstrem. Clancy Cochrane, pacar Astoria, mahasiswa internasional asal Dublin, mencoba bertahan di sisinya, meski keduanya belum tahu cara mencintai dengan sehat. Perlahan, mereka belajar saling mengisi dan menyadari bahwa duka dapat diwariskan. Dengan kesadaran penuh, mereka mencoba memutus pola kesedihan itu dan menatap masa depan. Apakah mereka berhasil? ⚠️ TW: Cerita ini mengandung unsur gangguan kecemasan, episode psikotik, penggunaan obat tidur, adegan seksual implisit, dan duka kehilangan.
All Rights Reserved
#60
eventwattpad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wismatama
  • Sastru Pinanganten
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Luk Telu Belas
  • REGAN's Crazy Wife
  • "Liburan" Bonus Suami
  • ELION
  • tradisi
  • ​Adopted? (I Wish) [END]
  • Ritual Rasa

"Saya tidak pernah mau menikah dengan kamu, tapi karena paksaan saya menerimanya." ••••• Di usianya yang menjelang 30 tahun, Wismatama Pradana Kusuma dikenal sebagai perwira TNI AD yang dingin. Ketegasannya di sana membuat junior gemetar, kedisiplinannya mutlak, dan sorot matanya yang tajam seolah mampu menguliti siapa saja hidup-hidup. Namun, benteng pertahanan itu seketika diuji oleh kehadiran Mahesa Narendra-pemuda yang setiap tingkahnya selalu membuat Wisma ingin melemparnya langsung ke barak militer. Baru menginjak usia 23 tahun, Mahesa adalah produk dari kasih sayang orang tua yang berlebihan. Ia gampang merajuk, rapuh, dan teramat manja. Sifat ketergantungan Mahesa inilah yang memicu naluri Wisma untuk mendisiplinkannya dengan tangan besi. Takdir ironis menyatukan mereka lewat perjodohan paksa demi mempertahankan keutuhan hubungan dua keluarga. Di tengah badai ego, Wisma bersumpah tidak akan pernah menaruh rasa pada pemuda manja itu. Di sisi lain, Mahesa tak tinggal diam dan siap membalas setiap sikap kaku sang tentara tanpa berpikir dua kali. Akankah disiplin militer meluluhkan hati yang manja, atau justru kehangatan Mahesa yang meruntuhkan keangkuhan sang perwira? #Boyslove #Mpreg

More details
WpActionLinkContent Guidelines