Rakyat Berdarah

Rakyat Berdarah

  • WpView
    LECTURAS 222
  • WpVote
    Votos 68
  • WpPart
    Partes 40
WpMetadataReadConcluida mar, abr 28, 2026
WpInfo
Poesía
Kumpulan puisi yang ingin saya ciptakan untuk kritikan dan teriakan dari perjalanan hidup dikalangan masyarakat menengah, terkadang terhimpit seperti dibawah terkadang naik seperti di atas. Puisi-puisi ini akan hadir dalam bentuk perjalanan rakyat yang berada dalam tekanan, konflik, sosial, dan lain lain. Seperti manusia yang hidup di kalangan banyak masyarakat dalam bernegara,tekanan batin rakyat harus di ungkapkan lewat tulisan. Semoga puisi ini bisa memberikan semangat perjuangan dan pergerakan, dan mungkin kita semakin sadar dengan sesama bahwa hidup untuk bersama.
Todos los derechos reservados
#65
merdeka
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Unbroken Flower
  • Another Lemon Tree
  • hal hal yang belum sempat ku katakan
  • terobsesi cinta Adik ipar
  • Hello Ghost
  • 3 thing's about | karina
  • Hide and Seek
  • MONOPOEMA

About time barred between Them Sinopsis singkat: Ini adalah kisahku. Kisah bagaimana sebuah peristiwa di luar logika terjadi. Bisa kau bayangkan? Aku tak sengaja terdampar di tahun 1970 dan bertemu seorang gadis yang diasingkan keluarganya karena penyakit Tuberkulosis. Ia seorang cucu konglomerat kaya yang harus mendiami sebuah rumah besar jauh dari rumah utama keluarganya bersama seorang dokter, seorang manager perkebunan milik kakeknya di wilayah itu, supir pribadi, tukang kebun, dan juru masak. Tak ada pilihan lain bagiku untuk menolak tawaran dari gadis itu mengingat aku butuh tempat tinggal dan bertahan selama berada di sini. Ia menawari aku bekerja sebagai asisten pribadinya. Tugasku tak terlalu sulit, cukup stand by 24/7 menjaga gadis itu dari semua kemungkinan yang dapat memperburuk kondisinya. Jauh dari yang kupikirkan, gadis itu memiliki beban hidup yang rumit. Kehidupannya tak seteduh senyum yang selalu ia sunggingkan padaku. Kisah gadis itu tak seindah tatapan matanya yang teduh. Bersama gadis yang kerap dipanggil nona oleh asisten rumahnya, aku menyaksikan bagaimana penyakit itu merenggut impian, membuatnya sesak, dan harus hidup dalam kesunyian yang hening. Ternyata, kedatanganku tak hanya berperan sebagai asisten pribadi saja, tanpa sengaja aku mengetahui sebuah rahasia keji yang selama ini telah menyerang gadis itu dalam diam. Gadis berwajah putih merona itu sedang diambang bahaya yang perlahan mengintainya. Aku mengajak kalian mengikuti kisah yang tak masuk logika ini. Bersiaplah... - Tangguh Auriga

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido