The Day He Learned to Smile

The Day He Learned to Smile

  • WpView
    Lecturas 90
  • WpVote
    Votos 16
  • WpPart
    Partes 27
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ene 2, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Asvara Elian Vian dikenal sebagai siswa yang pintar, tenang, dan jarang banyak bicara. Di balik wajah tampan dan sikap dinginnya, ia menyimpan hidup yang tak pernah benar-benar baik-baik saja. Rumah yang retak, perasaan selalu ditinggalkan, dan kegagalan yang datang silih berganti membuatnya terbiasa menutup diri. Hingga suatu siang di kantin sekolah, semangkuk mie ayam dan pertemuan singkat dengan seorang gadis bernama Stella mengubah rutinitasnya. Untuk pertama kalinya, Asvara merasa ingin bertahan. Ingin mencoba tersenyum. Ingin percaya bahwa hidup masih punya alasan untuk dijalani. Namun tidak semua senyum lahir dari kebahagiaan. Semakin ia belajar terlihat baik-baik saja, semakin dalam luka yang ia sembunyikan. Overthinking, rasa takut ditinggalkan, dan suara-suara di kepalanya perlahan menggerogoti pikirannya. Asvara terus berjalan, terus gagal, terus berpura-pura kuat-hingga ia lupa kapan terakhir kali benar-benar meminta tolong. The Day He Learned to Smile adalah kisah tentang cinta yang datang terlambat, luka yang dipendam terlalu lama, dan seorang anak laki-laki yang akhirnya menyerah pada penyakit mental yang tak pernah ia mengerti.
Todos los derechos reservados
#11
romancetragedy
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido