Debu di Atas Nama

Debu di Atas Nama

  • WpView
    LECTURES 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 11
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., déc. 25, 2025
Arkan hanyalah seorang arsiparis yang mencintai ketenangan dan bau kertas tua. Baginya, angka dan nama dalam Buku Induk Universitas adalah kebenaran mutlak yang tidak boleh diganggu gugat. Namun, sebuah proyek digitalisasi menyeretnya ke dalam labirin gelap kekuasaan. Ia menemukan sebuah lubang: nomor induk mahasiswa 1702-X kosong secara fisik karena bekas kerokan silet, namun terisi secara digital dengan nama pria paling berkuasa di negeri ini. Didorong oleh rasa ingin tahu yang berubah menjadi ancaman nyawa, Arkan bersama adiknya, Laras, dan seorang pengacara idealis, Nadia, mencoba mengungkap skandal ijazah palsu tersebut. Dari ruang bawah tanah yang pengap hingga pelarian ke pinggiran kota, Arkan menyadari bahwa ia tidak hanya berhadapan dengan tumpukan kertas, tapi dengan sistem yang siap menghapus siapa pun yang berani menyentuh "debu" di atas nama sang penguasa. Ketika bukti fisik dibakar dan hukum dikangkangi. Arkan harus memilih, menyerah demi keselamatan keluarga, atau menjadi martir agar kebenaran tetap memiliki suara. Sebuah kisah tentang integritas, pengkhianatan, dan ingatan yang menolak untuk padam. 📍​DISCLAIMER: Cerita ini adalah karya fiksi belaka. Terinspirasi dari pencarian kebenaran yang tak pernah usai. Segala kesamaan nama tokoh, tempat, organisasi, maupun peristiwa adalah murni kebetulan dan digunakan hanya untuk kebutuhan narasi kreatif. Cerita ini tidak bermaksud untuk menyinggung, menyudutkan, atau mencemarkan nama baik pihak, instansi, maupun individu tertentu dalam dunia nyata. Penulis menyusun cerita ini murni sebagai bentuk ekspresi sastra dan imajinasi.
Tous Droits Réservés
#7
perlawanan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Asmaranala
  • Duchess of Valtor
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental, dan seluruh keluarga m
  • SUAMI KAISAR
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • The Palace Stewardess

Kapan nikah??? Mungkin bagi Linda itu adalah pertanyaan tersulit di abad ini untuk dijawab selain pertanyaan dimana sebenarnya jasad I Gusti Ketut Jelantik dikebumikan. Kurangkah dia berikhtiar? Lalu apa namanya kegiatan blind date yang harus Linda lakoni setiap akhir pekan selama empat bulan, tentu atas prakarsa sang Mama tercinta. Apa juga salah Linda jika hingga saat ini tidak menemukan sosok pria dari pasangan Blind date yang cocok. Giliran Linda merasa cocok malah si pria yang merasa tidak cocok. Apalagi tidak jarang justru pria aneh yang ditemuinya. Walaupun memang kelakuan murid - muridnya jauh lebih aneh. "Mama nggak mau tahu, pokoknya kamu harus ketemu anak temen mama weekend ini. Nggak ada alasan, Titik!!!" "Please Mama, Linda capek, libur dulu deh dua Minggu yaa... yaa... pulang ke Bandung weekend itu bikin darah tinggi, macet parah Mama!" "No... No... No!!!" "Mama... Ah pusing... Linda mending kabur aja!!!" "Ide bagus itu, kalau bisa pergi ke tempat yang Mama nggak bisa hubungin kamu!!! Yang jauh biar kamu sekalian dipecat jadi ASN!" Percakapan antara aku dan Mama yang berjarak sekitar 152 km itu dalam sekejap berubah berjarak ratusan tahun. Aku akhirnya benar-benar berada di tempat yang tak akan terjangkau bahkan oleh Mama. Berada di kerajaan dengan catatan sejarah paling berdarah. Apakah aku telah dikutuk oleh ibuku seperti Malin kundang? Atau karena namaku MALINda Rengganis Puteri, jadi nasib kamipun sama? "MAMA... LINDA MAU PULANG!!!" PERHATIAN!!! Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada beberapa kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa berarti sebagian cerita diangkat dari kisah nyata dalam sejarah.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu