Nalaazara Deeana Maheswara-dipanggil Nala-adalah siswi SMA yang pendiam dan gemar menyendiri. Sejak kecil, ia merasa seolah ada sesuatu yang memanggilnya dari balik cerita-cerita lama, bisikan halus yang semakin kuat setiap kali ia berada di perpustakaan sekolah. Buku-buku sejarah kuno membuatnya berdebar, bukan karena isinya, melainkan karena huruf-huruf di dalamnya terasa hidup, seakan menyimpan rahasia yang sengaja disembunyikan.
Berbeda dengan Nala, kakaknya Lingga Maheswara adalah sosok rasional dan protektif. Ia mampu membaca bahasa Latin kuno, warisan dari kakek mereka, meski tetap skeptis terhadap mitos dan legenda. Namun kegelisahan di mata Nala membuat Lingga tak bisa mengabaikannya.
Suatu sore, Nala menemukan sobekan kertas tua bertuliskan satu kata terlarang: Quattuoria, negeri yang tak pernah tercatat dalam sejarah. Saat Lingga melafalkannya, dunia berubah-angin berputar, cahaya menyelimuti perpustakaan, dan segalanya runtuh.
Dalam sekejap, mereka terlempar ke Negeri Quattuoria, negeri legendaris yang terhapus dari sejarah, tempat Empat Naga pernah berpisah dan Selendang Dunia terakhir terlihat. Di sana, waktu berjalan berbeda, dan masa lalu mengawasi setiap langkah.
Bagi Nala, Quattuoria terasa asing sekaligus akrab. Ia mulai menyadari bahwa panggilan yang menghantuinya sejak kecil adalah takdir yang tak bisa dihindari. Namun Quattuoria bukan negeri yang ramah-rahasianya tak ingin dibangunkan, dan sejarahnya siap menelan siapa pun yang berani mengungkapnya.
Akankah Nala dan Lingga bertahan,
atau lenyap bersama sejarah-seperti Quattuoria?