Di usia 29 tahun, Kamila Julianne telah mencapai banyak hal yang dulu hanya berani ia bayangkan. Sebagai seorang fashion designer di salah satu rumah mode paling berpengaruh di dunia, hidupnya dipenuhi jadwal padat, sketsa desain, dan tuntutan profesional yang tak pernah benar-benar berhenti. Namun di balik semua pencapaian itu, ada satu peran yang jauh lebih penting baginya: menjadi ibu bagi putra kecilnya yang berusia empat tahun, Arune Dhanu
Sebagai single mom, Kamila menjalani hari-harinya dengan ritme yang sederhana namun penuh makna-membagi waktu antara pekerjaan, rumah, dan dunia kecil anaknya yang selalu berhasil mengingatkannya untuk bernapas lebih pelan.
Di sisi lain, ada Rhodesian Kairo, pria berusia 34 tahun yang menjabat sebagai Vice President of Real Estate Development. Hidupnya mapan, terstruktur, dan nyaris terlalu rapi hingga pertemuannya dengan Kamila mengubah cara pandangnya terhadap banyak hal. Ketertarikannya tumbuh tanpa paksaan, tanpa drama besar. Ia memilih mendekat dengan cara yang tenang, menghargai ruang, dan menerima kehidupan Kamila apa adanya-termasuk masa lalunya dan statusnya sebagai ibu tunggal.
Kamila pun menyambut kehadiran Kairo dengan tangan terbuka. Bukan karena kesepian, bukan pula karena butuh, melainkan karena ia memang terbuka pada kemungkinan baru. Mereka menjalani hari-hari yang biasa: percakapan ringan, tawa kecil, kebersamaan yang tidak selalu sempurna, namun terasa cukup.
Cerita ini bukan tentang konflik besar atau luka masa lalu yang menghantui. Ini tentang dua orang dewasa yang saling menemukan di tengah kehidupan yang sudah berjalan. Tentang cinta yang hadir tanpa gaduh, tumbuh di sela-sela rutinitas, dan menetap dengan cara yang paling sederhana-seperti kenyataan itu sendiri.
Short Story [21+]
Lihat TAG sblm baca, yaaa, biar gak salah genre♥️
Bukan cerita ng*we langsung beres, tapi ada alurnya. Yang gak suka cerita jenis beginian, jangan salah lapak!
Repost cerita lama
Dosa ditanggung bersama