We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Tunggal.[HIATUS]

Tunggal.[HIATUS]

  • WpView
    Reads 4,126
  • WpVote
    Votes 473
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 8, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Mental Health and Neurodiverse
Family Life
Ajay adalah anak tunggal-atau setidaknya, dulu. Dalam satu kenyataan pahit, dunianya berubah dari satu menjadi tujuh, dari aku menjadi kita. Bukan karena keajaiban, melainkan kenyataan yang datang terlalu cepat. Ayah yang ia percaya meninggalkan luka yang belum sempat ia pahami. Enam nama baru hadir begitu saja, diperkenalkan sebagai saudara, sebelum Ajay sempat bertanya apakah hatinya siap menerima. Luka itu tak hanya miliknya, tapi juga bundanya-yang ia lihat terlalu tulus untuk sesederhana itu dikhianati. Cerita ini bukan tentang cemburu. Ini tentang seseorang yang belum siap kehilangan, namun dipaksa berbagi. Tentang rasa sayang yang masih ada, tapi tertahan oleh kecewa yang belum sembuh. Ajay tidak sepenuhnya menolak-ia hanya belum tahu bagaimana harus menerima. Kini, ia mencoba bertahan. Bukan karena sudah ikhlas, melainkan karena ia tak punya pilihan. ⚠️murni pemikiran sendiri ⚠️ Dilarang plagiat!! ⚠️bijak dalam membaca strat: selasa 23 Desember 25 end: by:@estehanJAY
All Rights Reserved
#348
jungwoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seandainya Aku Tidak Punya Adik [✓]
  • Konstelasi Orion dan Cassius
  • Roboh untuk Kokoh
  • NOVA | On Going
  • Arunika : Semburat Senja yang Tersembunyi
  • Ekstraksi
  • Seperti Rumput [SUNGWON]
  • JANUARI || Yang Jungwon
  • Kita Usahakan Rumah Itu
  • Family By Choice

Sejak kelahiran adiknya, hidup Arutala perlahan berubah dari sebuah cahaya yang dulu menyapanya setiap pagi kini terasa redup bahkan tidak lagi memiliki cahaya yang paling terang seperti dulu lagi. Segala perhatian, kasih, dan kebanggaan yang dulu menjadi miliknya sendiri, berpindah perlahan kepada Kalbu, sang adik yang selalu dibela dan dimanja oleh kedua orang tuanya. Sampai membuat Arutala belajar menahan, mengalah, dan diam di tengah rumah yang tak lagi memandang ke arahnya. Dia ada tapi seperti tiada. Seiring waktu, diamnya berubah menjadi luka, dan lukanya menjelma menjadi penyesalan yang tak pernah tersampaikan secara terbuka. Start-21-Nopember-2025 Jumat Finis-26-Februari-2026 Kamis

More details
WpActionLinkContent Guidelines