Maaf Terpaut Waktu

Maaf Terpaut Waktu

  • WpView
    MGA BUMASA 24,258
  • WpVote
    Mga Boto 1,315
  • WpPart
    Mga Parte 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Mar 6, 2026
WpInfo
Fiction
Science Fiction
bagi boy,isal adalah lubang hitam yang menelan seluruh masa depan nya.satu kesalahan isal di masa lalu,memaksa boy mengubur mimpi di bawah tumpukan tagihan.belasan tahun ia biarkan dinding dingin berdiri di antara mereka.namun,ketika ia menemukan bahwa isal menghabiskan seluruh hidup nya untuk mengembalikan mimpi yang telah lama mati itu,boy sadar bahwa waktu nya untuk mencintai sang adik sudah hampir habis. all rights reserved. tolong jangan menyalin atau mem-posting ulang cerita ini di platform lain. setiap kata di sini adalah milik penulis. respect the author, respect the art!! terima kasih
All Rights Reserved
#15
gwsmlovers
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • Murid Sialan
  • Male lead Antagonist
  • I Am In Novel?!!
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • TC: Teratai Putih Kembali Populer [END]

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman