[ Squel from AU: Accidentally relationship by. @Mozeskisser on X ]
Selena tak lagi membiarkan dirinya tidur di bawah cahaya remang-remang. Cahaya samar selalu mengingatkannya pada malam terakhir ketika ia terlelap dengan keyakinan palsu bahwa dunia masih utuh-malam ketika Lumiere tertidur di sisi lain ranjangnya, bernapas pelan, seolah esok tak akan menghapusnya dari keberadaan. Sejak saat itu, kegelapan justru terasa lebih jujur dibanding bayangan-bayangan yang bersembunyi di antara terang dan gelap.
Enam bulan setelah operasi besar itu, nama Lumiere resmi dicap sebagai hilang. Bukan mati, bukan berkhianat-hanya sebuah kata ambigu yang menggantung, sengaja dibiarkan tanpa penjelasan. Tidak ada jasad untuk ditangisi, tidak ada kesalahan prosedur untuk disalahkan. Catatan misi disegel, rekaman dihapus, dan para saksi belajar untuk lupa. Terlalu bersih untuk sebuah kegagalan. Terlalu sunyi untuk sebuah tragedi.
Yang paling menggerogoti Selena bukanlah kehilangan itu sendiri, melainkan perasaan bahwa Lumiere tidak sepenuhnya pergi. Ia mulai mendengar suara-suara yang tak bisa ia buktikan, melihat pola-pola kecil yang terasa terlalu familiar, dan menyadari bahwa ingatannya tentang malam terakhir itu perlahan berubah-detail-detail kecil bergeser, seolah ada tangan tak terlihat yang menulis ulang masa lalu. Dalam organisasi yang menjadikan manipulasi sebagai bahasa sehari-hari, Selena dipaksa mempertanyakan satu hal yang paling berbahaya: apakah Lumiere benar-benar menghilang... atau sengaja dihapus, bersama kebenaran yang ikut terkubur di dalam dirinya sendiri.
Todos los derechos reservados