Jangan jatuh cinta. Karena yang jatuh duluan, kalah.
Geontala Deanric tidak mencari cinta. Ia hanya ingin merasa hidup, meski harus hancur karenanya.
Elara Nox datang tanpa janji dan pergi tanpa pamit. Dingin, cerdas, dan selalu satu langkah di depan. Sejak awal, ia menetapkan satu aturan sederhana yang terdengar seperti lelucon.
jangan jatuh cinta.
Apa yang bermula sebagai hubungan tanpa status berubah menjadi permainan psikologis yang perlahan menggerogoti batas antara kendali dan keinginan. Tidak ada hak. Tidak ada masa depan. Hanya tarik-ulur emosi, keheningan yang terlalu nyaman, dan perasaan yang tumbuh diam-diam.
Dalam Lovesick Game, cinta bukan hadiah, melainkan kekalahan.
Siapa yang berharap, kalah.
Siapa yang menunggu, kalah.
Siapa yang mengaku, kalah.
Saat Geo akhirnya menyerah pada perasaannya, ia memenangkan permainan yang tidak pernah ingin dimenangkannya. Karena kemenangan itu berarti kehilangan Elora untuk selamanya.
Dan ketika kebenaran terungkap, bahwa Elora telah jatuh cinta lebih dulu, semuanya sudah terlambat.
Lovesick Game adalah kisah tentang dua orang yang saling mencintai dengan cara yang salah, tentang ketakutan yang menyamar sebagai kendali, dan tentang ironi paling kejam dalam cinta. Bahwa terkadang, yang paling tulus justru yang paling hancur.
Kisah ini bukan tentang akhir yang bahagia.
Ini tentang luka yang terasa nyata, perasaan yang tidak sempat diselamatkan, dan permainan cinta yang tidak pernah memiliki pemenang.
Karena dalam permainan ini, jika kamu menang, kamu sendirian.