2 orang yang awalnya saling mencintai, disuatu hari yang sedikit berangin, cinta mereka runtuh oleh kesalahpahaman, keduanya hancur, sunoo akhirnya menjaga jaraknya dengan menjauh atau lebih tepatnya ia pindah dari kampung halamannya ke negara lain, bertahun tahun telah berlalu, heeseung sudah menemukan kebenarannya, masalah yang dahulu besar dan di ikutin amarahnya yang melonjak membuat keduanya berpisah, hingga pada hujan di sebuah cafe kecil, heeseung sedang duduk dengan secangkir kopi yang mulai mendingin karena lama tak ia minum, terdengar bel di depan pintu bergoyang dan pelayan itu pun menyambut tamu yang baru saja datang, suaranya yang familiar, harumnya yang samar samar mengingatkannya pada masalalunya membuatnya menoleh pada orang itu yang ternyata adalah mantan kekasihnya, dia sudah banyak berubah, batin heeseung, heeseung menghampirinya, mata mereka bertemu, lama tak berjumpa, ucap sunoo tersenyum dihadapannya, heeseung mengajaknya duduk, canggung. dia meminta maaf atas semua kesalahannya tetapi, sepertinya sunoo sudah melupakan kejadian itu bahkan melupakan heeseung sekali pun, saat mata tulus mereka bertemu kedua kalinya, hati mereka berdebar, cangkir kopi dan teh milik mereka menjadi saksi bahwa mereka berdua masih saling mencintai tetapi berbeda alasan penolakan, heeseung merasa dirinya tak pantas untuk hadir kembali dalam hidup sunoo, sedangkan sunoo, ia merasa hatinya sudah layu dan mati untuk menerima cintanya kembali.
Tüm hakları saklıdır